MEDAN - Ratusan guru honorer menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jumat (12/9/2025).
Mereka menuntut kejelasan terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu yang tak kunjung diumumkan.
Dalam aksi yang berlangsung damai tersebut, para guru membawa poster-poster berisi keluhan dan harapan. Salah satunya berbunyi, "Pak gubernur, bagaimana nasib kami para guru honorer beserta tendik yang di bawah naungan Pemprov Sumut? Kami ingin kejelasan tentang nasib kami yang tak kunjung menjadi PPPK Paruh Waktu. Pak Bobby, tolong jangan dzolimi kami, pak."
Keadilan Gaho, selaku Ketua Aksi, menyampaikan bahwa mereka telah lama menunggu kejelasan nasib sebagai tenaga pendidik honorer. Ia menegaskan bahwa aksi ini akan terus berlanjut jika pengumuman pengangkatan PPPK Paruh Waktu tidak juga dilakukan.
"Kita tunggu sore ini, mudah-mudahan keluar. Pengumuman katanya dilakukan secara serempak di seluruh Indonesia. Tapi jika tidak, maka kita akan bawa 1.000 massa ke sini," tegasnya.
Merespons tuntutan para guru, perwakilan dari Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Syahdan Lubis, menyatakan bahwa pengumuman PPPK Paruh Waktu akan dilakukan hari ini pukul 16.00 WIB.
"Jadi hari ini diusulkan dan akan diumumkan oleh pak Sekda. Bapak ibu tinggal menunggu dan silakan lengkapi berkas dan lain-lain," ujar Syahdan di hadapan para demonstran.
Para guru berharap bahwa janji tersebut benar-benar ditepati, mengingat status mereka selama ini tidak memiliki kejelasan meski sudah mengabdi selama bertahun-tahun.*
(d/j006)
Editor
:
Guru Honorer Demo di Kantor Gubernur Sumut, Tuntut Kejelasan Pengangkatan PPPK Paruh Waktu