Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Saat itu, para pengemudi
ojol menyuarakan keresahan soal tingginya harga kebutuhan pokok, minimnya lapangan kerja, serta ketidakpastian hukum status mereka.
Dalam rangka menjaga kondusifitas dan mencegah provokasi,
aksi dilakukan dengan membagikan bunga mawar kepada masyarakat sebagai simbol damai."Kami ingin
aksi ini bukan sekadar turun ke jalan, tapi menyampaikan keresahan dan harapan masyarakat pekerja sektor informal digital," tegas Igun.
Meski telah berkali-kali melakukan audiensi dan
aksi, aspirasi para pengemudi
ojol disebut masih belum mendapatkan respons konkret dari pihak legislatif maupun eksekutif.Oleh karena itu,
aksi 17 September ini diharapkan menjadi momentum penting untuk mendorong regulasi transportasi online agar segera dibahas dan disahkan melalui Prolegnas.*
(at/a008)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.