Di tengah era disrupsi dan ketidakpastian global, pelantikan ini dipandang sebagai momen krusial untuk memperkuat relasi negara dengan rakyat pekerja.
"Seorang Wamenaker hari ini bukan hanya pejabat administratif. Ia harus menjadi simbol kehadiran negara di sisi rakyat kecil, penyambung lidah mereka yang tak bersuara, dan penolong bagi mereka yang hampir menyerah," tutup Saharuddin penuh harap.Pelantikan Afriansyah Noor menjadi isyarat bahwa perjalanan bangsa ini masih berlanjut. Selama ada yang berjuang dari peluh dan kerja keras, harapan untuk kesejahteraan dan keadilan sosial tidak akan pernah padam.*