BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Terungkap Sosok FT, Wanita Selingkuhan yang Rekam Video Wahyudin Moridu Sebut Rampok Uang Negara

- Sabtu, 20 September 2025 09:07 WIB
Terungkap Sosok FT, Wanita Selingkuhan yang Rekam Video Wahyudin Moridu Sebut Rampok Uang Negara
tangkapan layar video viral (instagram/@wahyumorindu)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
GORONTALO - Video anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Wahyudin Moridu, yang viral di media sosial, menghebohkan publik setelah ia menyebut akan "merampok uang negara biar miskin" saat perjalanan dinas ke Makassar.

Video tersebut direkam oleh seorang wanita berinisial FT, yang diduga merupakan selingkuhannya, bukan istrinya.

Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo, Fikram Salilama, membenarkan bahwa Wahyudin dipanggil pada Jumat malam (19/09) untuk memberikan klarifikasi terkait video viral tersebut. Wahyudin mengaku saat video direkam dalam keadaan mabuk dan tidak sadar akan ucapannya.

Baca Juga:
"Perempuan berinisial FT yang menyebarkan video tersebut, minta dinikahi oleh Saudara Wahyudin," ungkap Fikram. Wahyudin mengakui hubungan dengan FT, meski status hubungan resmi dengan FT belum jelas.

Dalam konferensi pers, Wahyudin bersama istrinya, Megawati Musi, menyampaikan permohonan maaf atas video yang viral dan menyatakan tidak bermaksud melecehkan masyarakat Gorontalo. Ia juga siap menanggung segala konsekuensi atas pernyataannya tersebut.

Video ini memicu kemarahan warganet dan muncul desakan agar Wahyudin mengundurkan diri dari jabatannya. Ketua BK DPRD juga menyebut adanya potensi pemecatan karena pernyataan tersebut sangat berat dan mencoreng nama baik negara.

Wahyudin Moridu, 30 tahun, merupakan anggota DPRD termuda dari Dapil V (Kabupaten Boalemo dan Kabupaten Pohuwato) dan putra mantan Bupati Boalemo. Ia sebelumnya pernah terjerat kasus narkoba pada 2020 dan telah menjalani rehabilitasi.

BK DPRD Provinsi Gorontalo kini juga mengusut perjalanan dinas perorangan Wahyudin yang dibiayai negara, serta menelusuri pihak-pihak terkait lainnya.
Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
PBNU Tegaskan Tak Terlibat Korupsi Kuota Haji: Siap Kerja Sama Jika Dipanggil KPK
Kejari Belawan Tahan Dua Tersangka Baru Kasus Korupsi BOS SMAN 16 Medan, Negara Rugi Rp826 Juta
KPK: Ustaz Khalid Basalamah Kembalikan Uang Kasus Kuota Haji, Dicicil karena Faktor Dolar
KPK Ungkap 13 Asosiasi dan 400 Travel Haji Terlibat Dugaan Korupsi Kuota Haji
Ketua WIB Tapanuli Selatan Soroti Kinerja KPK Terkait Penanganan Kasus Penyalahgunaan Dana CSR
Kejaksaan Agung Periksa Enam Saksi Baru dalam Kasus Dugaan Korupsi Digitalisasi Pendidikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru