SIMALUNGUN – Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Simalungun, Kamis (25/9).
Kunjungan ini disambut hangat oleh jajaran DWP Kabupaten Simalungun dalam sebuah acara yang berlangsung di Balei Harungguan Djabanten Damanik, Pematang Raya.Kunjungan tersebut bertujuan untuk mensosialisasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi, sekaligus menyalurkan bantuan sosial sebagai bentuk dukungan penanganan stunting di wilayah Kabupaten Simalungun.
Ketua DWP Kabupaten Simalungun, Ny. Yulince Mixnon Andreas Simamora, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kunjungan tersebut. Ia menyebut kunjungan kerja ini memberi semangat baru bagi jajaran DWPSimalungun untuk terus berkontribusi dalam pembangunan daerah.
"Dharma Wanita bukan sekadar perkumpulan ibu-ibu istri PNS. Lebih dari itu, ini adalah wadah untuk meningkatkan kualitas diri, mempererat silaturahmi, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan," ujarnya.Sementara itu, Penasehat DWP Kabupaten Simalungun, Ny. Darmawati Anton Achmad Saragih, melalui perwakilannya Ny. Rospita Benny Gusman Sinaga, menyampaikan salam hangat dan permohonan maaf karena berhalangan hadir secara langsung.
"Atas nama penasehat DWPSimalungun, kami ucapkan selamat datang kepada seluruh rombongan DWP Provinsi Sumatera Utara," ucap Ny. Rospita.Dalam pidatonya, Ketua DWPSumut Ny. Dita Togap Simangunsong menekankan pentingnya sosialisasi AD/ART sebagai pijakan utama dalam menjalankan roda organisasi yang profesional dan terarah.
"Kegiatan DWP meliputi berbagai bidang strategis seperti pendidikan, ekonomi, sosial, dan budaya. Kami siap mendukung dan menyukseskan program-program nasional," ujarnya dengan semangat.Mewakili Bupati Simalungun, Sekretaris Daerah (Sekda) Mixnon Andreas Simamora menyampaikan bahwa sinergi antara DWP Provinsi dan Kabupaten sangat penting, terutama dalam menyukseskan program-program prioritas seperti penurunan angka stunting.
"Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor, termasuk peran aktif organisasi perempuan seperti DWP," ujar Mixnon.Acara ditutup dengan penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus DWP Kabupaten Simalungun dan penyaluran bantuan sosial untuk anak-anak terdampak stunting.
Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu percepatan penanganan stunting di daerah dan meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.Stunting masih menjadi isu prioritas nasional yang membutuhkan sinergi semua elemen masyarakat.
Keterlibatan aktif organisasi seperti DWP membuktikan bahwa pemberdayaan perempuan juga berperan penting dalam pembangunan sosial dan kesehatan masyarakat.*