Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA – Malam 30 September 1965 menjadi salah satu malam paling genting dalam sejarah Indonesia. Saat peristiwa Gerakan 30 September (G30S) terjadi, enam jenderal dan satu perwira TNI Angkatan Darat diculik dan dibunuh.
Namun, Presiden Soekarno tidak berada di Istana Merdeka saat itu.
Baca Juga:Menurut ajudannya, Kolonel Bambang Widjanarko, sekitar pukul 23.00 WIB, Soekarno masih memberikan arahan untuk agenda keesokan hari, termasuk rencana bertemu Wakil Perdana Menteri Leimena dan Jenderal Ahmad Yani. Namun keesokan paginya, Soekarno tidak ditemukan di istana.
Malam itu, Soekarno berada di Wisma Yaso, kediaman Ratna Sari Dewi, di Jalan Gatot Subroto. Pagi harinya, 1 Oktober 1965, Presiden meninggalkan Wisma Yaso menuju Istana Merdeka, namun di tengah perjalanan, ia beralih ke rumah Haryati di kawasan Slipi, Jakarta Barat, setelah mendengar kabar bahwa Istana Merdeka dikepung pasukan bersenjata tidak dikenal.Dari Slipi, Soekarno mendapat saran untuk menuju Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Ia tiba sekitar pukul 09.00 WIB dan ditempatkan sementara di rumah seorang perwira tinggi dengan pengawalan Panglima Angkatan Udara, Omar Dhani. Selama di Halim, Soekarno menerima laporan situasi darurat dari para panglima TNI dan mendengarkan pengumuman Letkol Untung mengenai berdirinya Dewan Revolusi.
Situasi yang semakin tidak kondusif membuat pasukan Cakrabirawa memindahkan Soekarno ke Istana Bogor untuk keamanan. Beberapa bulan kemudian, pada 11 Maret 1966, Soekarno menandatangani Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar), memberikan mandat kepada Jenderal Soeharto untuk mengambil langkah mengatasi krisis.Langkah-langkah Bung Karno dari Wisma Yaso ke Slipi, lalu Halim, hingga Istana Bogor, mencerminkan betapa rapuhnya situasi politik saat itu dan menjadi bagian dari drama besar yang menandai berakhirnya era kepemimpinan Soekarno sekaligus membuka jalan bagi kepemimpinan Soeharto.*
(j006)
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK