DPC PSI Binjai Selatan Hadiri Salat Iduladha Bersama Gubernur Sumut di Lapangan Merdeka Binjai
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
YOGYAKARTA – Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Megawati Soekarno Putri, mengungkapkan keraguannya terhadap jumlah pulau di Indonesia yang selama ini tercatat sebanyak 17.000 pulau.
Ia meminta agar data tersebut dihitung ulang untuk memastikan keakuratan, mengingat tantangan kenaikan permukaan laut akibat perubahan iklim yang bisa menenggelamkan pulau-pulau kecil.
Pernyataan tersebut disampaikan Megawati saat menjadi pembicara dalam acara "Pengelolaan Biodiversitas dan Penguatan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) untuk Masa Depan Berkelanjutan: Sinergi UGM-BRIN" yang berlangsung di Universitas Gadjah Mada (UGM), Rabu (1/10).Baca Juga:
"Katanya selalu pulau-pulau kita itu jumlahnya 17.000, tapi kok saya nggak percaya. Saya kepingin itu diulang (dihitung ulang)," ujar Megawati.
Megawati juga menyampaikan kekhawatirannya bahwa sebagian pulau kecil di Indonesia bisa saja tertutup air seiring dengan kenaikan permukaan laut yang dipicu oleh pemanasan global.
Hal ini berpotensi memengaruhi batas wilayah negara jika tidak ada langkah antisipasi yang tepat.
Meski demikian, Megawati menyampaikan apresiasinya terhadap para pendiri bangsa yang telah menetapkan Deklarasi Djuanda, yang mengatur batas wilayah laut Indonesia secara komprehensif.
"Nantinya tidak ada pulau yang dinyatakan sebagai tenggelam meskipun tertutup (air). Karena apa? Secara politik, kalau sudah hilang maka garis batas itu bisa maju atau mundur," jelas Megawati.
Deklarasi Djuanda yang diresmikan pada tahun 1957 memang mengakui garis batas wilayah laut Indonesia sebagai satu kesatuan yang menghubungkan semua pulau, sehingga keberadaan pulau-pulau kecil yang mungkin tertutup air tidak menghilangkan hak kedaulatan Indonesia atas wilayah tersebut.
Permintaan Megawati ini membuka diskursus penting mengenai perlunya data dan pengelolaan wilayah negara yang akurat di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Selain itu, hal ini juga menjadi pengingat akan pentingnya menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan negara Indonesia.*
(kp/a008)
BINJAI Ketua DPC PSI Binjai Selatan, Dilli Suganta Sembiring, menghadiri pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang digelar di Lapangan
NASIONAL
BANDA ACEH Kapolda Aceh Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Raya Baitur
NASIONAL
JOKOWI Sekretaris Jenderal Relawan Pro Jokowi (Projo), Freddy Damanik, menyatakan bahwa kegiatan Joko Widodo berkeliling ke sejumlah daera
POLITIK
JAKARTA Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan bahwa Masjid Istiqlal, Jakarta, menerima sejumlah hewan kurban dari masyarakat nonMus
NASIONAL
JAKARTA Menteri Luar Negeri RI Sugiono dalam forum Dewan Keamanan Perserikatan BangsaBangsa (PBB) menilai situasi di Palestina, khususnya
NASIONAL
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution merespons desakan pemberian kompensasi kepada warga yang terdampak pemadaman listrik total
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret) dan dua
NASIONAL
JAKARTA Nilai tukar rupiah terus berada dalam tekanan dan semakin mendekati angka keramat versi warganet di kisaran Rp17.845 per dolar
EKONOMI
MEDAN Provinsi Sumatera Utara (Sumut) resmi terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. Ajang fes
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah bersama ribuan masyarakat di Lapang
PEMERINTAHAN