BREAKING NEWS
Minggu, 08 Maret 2026

PHI Tinjau Program CSR di Lapas Nunukan, Dorong Pemberdayaan Warga Binaan dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

gusWedha - Rabu, 01 Oktober 2025 23:09 WIB
PHI Tinjau Program CSR di Lapas Nunukan, Dorong Pemberdayaan Warga Binaan dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan
PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) melakukan kunjungan evaluasi program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL/CSR) di Lapas Nunukan pada 15 September 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Kami melihat potensi besar untuk mengembangkan inisiatif serupa agar warga binaan lebih siap mandiri saat kembali ke masyarakat," ungkapnya.

Dony juga menambahkan bahwa keberhasilan program Akar Basah dan Kubedistik turut mendukung agenda transisi energi Pertamina menuju target net zero emission 2060.

"Inovasi ini tidak hanya soal lingkungan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal," imbuhnya.

Sebagai bagian dari Subholding Upstream Pertamina, PHI mengelola bisnis hulu migas di Regional 3 Kalimantan (Zona 8, 9, dan 10) dengan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

Pada 2024, PHI mencatat produksi rata-rata 58,4 ribu barel minyak per hari (MBOPD) dan 621,2 juta standar kaki kubik gas per hari (MMSCFD).

PHI menegaskan komitmennya untuk menghadirkan operasi migas yang aman, efisien, ramah lingkungan, serta menyediakan energi berkelanjutan bagi negeri.*

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Breaking News! Kebakaran Hebat Melanda Kilang Dumai Milik Pertamina
Harga BBM Nonsubsidi di Sumut Naik Per Oktober 2025
Pemprov Sumut Dukung Pembangunan Lapas Baru di Asahan, Disiapkan untuk Narapidana Menjelang Bebas
Sempat Sepakat, Vivo Tiba-tiba Batalkan Pembelian BBM dari Pertamina: Ada Apa?
Lapas Labuhan Ruku Razia Kamar Safir dan Kontrol Beranggang, Antisipasi Potensi Gangguan Kamtib Aman
Menkeu Purbaya: Saya Bukan Juru Bayar, Pertamina Harus Serius Bangun Kilang Minyak Baru
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru