Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
JAKARTA — Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap masih maraknya praktik politik uang dalam penyelenggaraan pemilu dan pilkada di Indonesia.
Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat datang ke tempat pemungutan suara (TPS) bukan karena kesadaran politik, melainkan karena dorongan insentif finansial.
Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar Baharuddin, mengungkapkan hasil riset yang menyebutkan 70 hingga 80 persen pemilih hadir di TPS karena politik uang, bukan karena dorongan kesadaran demokrasi.Baca Juga:
"Jadi politik uang itu sesuatu yang luar biasa. Orang datang ke TPS itu bukan karena kesadaran politik, tetapi karena politik uang," ujar Bahtiar dalam sebuah forum di Hotel Pullman, Jakarta Barat, Sabtu (18/10/2025).
Bahtiar menjelaskan, tingginya angka politik uang berkorelasi langsung dengan tingkat kemiskinan di Indonesia.
Berdasarkan data Bank Dunia, sekitar 194,7 juta dari total 285 juta penduduk Indonesia masuk dalam kategori miskin.
"Memang tingkat kemiskinan kita itu tinggi. Dengan kondisi seperti itu, politik uang menjadi alat efektif untuk memengaruhi pilihan politik masyarakat," katanya.
Kondisi ini, lanjut Bahtiar, menjadi tantangan serius bagi upaya membangun pemilu yang berintegritas dan berkualitas.
Dalam konteks ini, partisipasi masyarakat dalam pemilu tidak serta-merta mencerminkan kualitas demokrasi yang ideal.
Tak hanya kemiskinan, tingkat pendidikan masyarakat yang masih rendah juga menjadi penyebab lemahnya kesadaran politik.
Bahtiar mencatat, hanya sekitar 6,8 hingga 7 persen warga Indonesia merupakan lulusan perguruan tinggi, sementara lebih dari 65 persen hanya lulusan SMP dan sekitar 24 persen lainnya bahkan tidak menyelesaikan sekolah dasar.
"Dengan komposisi seperti ini, bagaimana kita berharap partisipasi yang berkualitas? Ini kondisi faktual yang harus kita elaborasi secara serius," ujarnya.
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL