Pemerintah menargetkan Nusantara bisa berfungsi penuh sebagai pusat pemerintahan dan politik nasional dalam 3 - 4 tahun ke depan.
Pada 2028, Presiden Prabowo Subianto beserta kementerian dan lembaga diharapkan sudah berkantor secara permanen di ibu kota baru.
Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, menegaskan, pembangunan IKN adalah proyek strategis jangka panjang yang memerlukan perhatian dan komitmen penuh.
"Ini bukan sekadar proyek, ini seperti bayi. Jadi kita harus mengelolanya dengan penuh cinta," ujarnya.
Dengan dukungan internasional, kontribusi generasi muda, dan komitmen pemerintah, Nusantara diyakini akan menjadi simbol transformasi Indonesia menuju negara maju pada 2045, sekaligus menarik perhatian dunia.*