Disebut “Lemah”, Paus Leo XIV: Saya Tidak Takut Pemerintahan Trump
VATIKAN Paus Leo XIV menyatakan tidak gentar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutnya lemah akibat kritiknya terhadap
INTERNASIONAL
JAKARTA, – Ancaman terorisme di Indonesia kini merambah ruang yang paling dekat dengan keseharian anak-anak: dunia maya.
Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Polri mencatat, sedikitnya 110 anak berusia 10–18 tahun di 23 provinsi telah menjadi korban perekrutan jaringan teroris melalui media sosial dan game online.
Baca Juga:Fenomena ini menunjukkan pergeseran strategi kelompok radikal.
Mereka kini menyasar kerentanan psikologis generasi muda, memanfaatkan rasa kesepian, perundungan, dan kurangnya perhatian orang tua.Dalam setahun terakhir, Densus 88 menangkap lima perekrut daring, dengan penindakan terakhir terjadi pada Senin, 17 November 2025.
Modus operandi mereka sistematis: awalnya menyebarkan propaganda melalui platform terbuka—Facebook, Instagram, dan fitur obrolan game online—dengan konten menarik berupa video pendek, meme, animasi, dan musik.
Setelah menemukan target potensial, komunikasi dipindahkan ke jalur tertutup seperti WhatsApp dan Telegram, di mana indoktrinasi lebih intens dilakukan, sering tanpa pertemuan fisik.
Kasus terbaru menegaskan risiko ini.
Pada 24 Mei 2025, seorang remaja berinisial M (18) ditangkap di Gowa, Sulawesi Selatan, karena aktif menyebarkan propaganda ISIS.
Lebih tragis, pada 7 November 2025, seorang siswa SMAN 72 Jakarta Utara berinisial F nekat meledakkan bom rakitan di sekolahnya, melukai 96 orang. F bukan anggota jaringan teroris, namun motifnya muncul dari rasa kesepian akibat perundungan.
Ia belajar merakit bom dari situs gelap dan komunitas daring, menunjukkan mudahnya akses konten berbahaya bagi anak rentan.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Komjen Pol Eddy Hartono, menegaskan fokus pada program kontra-radikalisasi dunia maya untuk membendung arus propaganda, rekrutmen, dan pendanaan teror.
Pengamat terorisme dan intelijen, Ridwan Habib, menekankan urgensi pengesahan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS), yang memberi legitimasi BSSN memblokir situs berbahaya secara agresif.
Baca Juga:
Namun, menurutnya, benteng terakhir tetap ada di rumah. Orang tua perlu lebih peka terhadap aktivitas digital anak, memantau situs yang diakses, dan interaksi mereka di dunia maya.*
(m/dh)
VATIKAN Paus Leo XIV menyatakan tidak gentar setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyebutnya lemah akibat kritiknya terhadap
INTERNASIONAL
MOSKWA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengatakan kunjungannya ke Istana Kremlin, Moskwa, Rusia, bertujuan untuk berkonsult
NASIONAL
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya menegaskan pentingnya keterbukaan informasi publik sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah da
PEMERINTAHAN
BANDA ACEH Gubernur Aceh Muzakir Manaf menekankan pentingnya transformasi digital, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan Ban
PEMERINTAHAN
JAKARTA ST Burhanuddin melakukan rotasi dan mutasi terhadap sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Kejaksaan Agung, termasuk posisi Kepal
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menahan Marjani, ajudan mantan Gubernur Riau Abdul Wahid, dalam kasus dugaan pemerasan di lingk
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Hakim Mahkamah Konstitusi Anwar Usman resmi mengakhiri masa tugasnya setelah 15 tahun mengabdi di lembaga penjaga konstitusi terse
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyoroti maraknya kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pember
NASIONAL
OlehRuben Cornelius SiagianDi tengah dinamika sosial, ekonomi, dan tantangan kebangsaan yang semakin kompleks, peran organisasi kepemudaan
OPINI
TAPTENG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengungkap salah satu penyebab masih minimnya penyaluran bantuan kepada warga korban banjir
PEMERINTAHAN