Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Generasi Muda Diminta Menjadi "Penjaga Muruah Konstitusi"
Dalam kuliah umum itu, Yusril mengajak mahasiswa melakukan refleksi moral mengenai makna negara hukum.
Ia mempertanyakan bagaimana konstitusi dapat dihormati jika pembentuk undang-undang sendiri mengabaikan putusan MK.
"Kita tidak ingin prinsip negara hukum hanya jadi slogan tanpa penerapan nyata," ujarnya.
Baca Juga:
Yusril menilai kampus harus menjadi ruang subur bagi nalar publik yang sehat.
Mahasiswa hukum, katanya, adalah calon hakim, legislator, dan birokrat yang kelak menentukan arah kualitas demokrasi.
Peringatan terhadap Kemunduran Reformasi
Yusril turut menyinggung capaian pascareformasi, terutama kehadiran MK yang dinilainya menghasilkan banyak putusan progresif.
Ia berharap kemajuan itu tidak mundur hanya karena pertarungan kepentingan politik jangka pendek.
"Inkonsistensi legislasi bukan hanya isu prosedural, tapi cermin kedewasaan demokrasi kita," katanya menutup paparan.*
(v/um)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.