IHSG Melejit 74 Poin! Cek Saham Pilihan Investor Hari Ini
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/3/2026) dibuka dan langsung menguat, mencatat kenaikan 74,18 poin ata
EKONOMI
BITVONLINE.COM -Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, mengumumkan rencana untuk mengubah struktur Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) guna mendukung swasembada pangan dan stabilisasi harga pangan nasional. Bulog nantinya akan bertransformasi menjadi lembaga non-komersial yang tidak lagi berorientasi pada keuntungan, dengan tujuan mengoptimalkan perannya sebagai stabilisator pangan, mirip dengan fungsi Bulog di masa Orde Baru Presiden Soeharto.
“Untuk mencapai swasembada pangan, maka fungsi Bulog harus kembali, harus transformasi lembaganya, nggak bisa komersial lagi. Kalau komersial nanti beli jagung rakyat, beli gabah itu kadang-kadang hitung-hitungan. Bulog ini untung apa rugi, kalau rugi diperiksa,” kata Zulkifli Hasan dalam konferensi pers di Gedung Graha Mandiri, Jakarta.
Zulkifli menyampaikan bahwa peran Bulog pada masa Orde Baru sebagai lembaga stabilisator harga pangan sangat penting dan perlu dihidupkan kembali. Bulog pada waktu itu memiliki tugas utama menjaga kestabilan pasokan dan harga bahan pangan, seperti beras, gula, gandum, dan terigu. Keberadaan Bulog di era tersebut juga memungkinkan Indonesia mencapai swasembada pangan pada 1980-an.
Sejarah Bulog dimulai pada 1966 dengan pendirian Komando Logistik Nasional (Kolagnas) yang bertugas mengendalikan logistik pangan. Pada tahun 1967, Kolagnas resmi berubah nama menjadi Bulog. Dalam perjalanannya, Bulog menjadi lembaga yang sangat strategis dalam mengelola pangan nasional, membantu stabilisasi harga pangan dan mendukung swasembada pangan.
Namun, peran strategis Bulog mulai mengalami perubahan besar pasca krisis moneter 1997-1998. Dalam upaya pemulihan ekonomi Indonesia, pemerintah menerima paket kebijakan IMF yang mengubah tugas Bulog secara drastis. Dua Keputusan Presiden (Keppres) dikeluarkan untuk membatasi peran Bulog: Keppres No. 45 tahun 1997 yang membatasi Bulog hanya menangani beras dan gula, dan Keppres No. 19 tahun 1998 yang mengurangi tugas Bulog hanya untuk pengelolaan beras.
Keputusan ini berdampak langsung pada pengelolaan sektor pangan Indonesia, yang semakin tergerus. Ekonom Boediono dalam buku Ekonomi Indonesia Dalam Lintasan Sejarah (2016) mencatat bahwa kebijakan IMF mendorong pemerintah Indonesia untuk memangkas kewenangan Bulog, yang kemudian berkontribusi pada ketidakstabilan harga pangan.
Dengan rencana transformasi ini, pemerintah berharap Bulog bisa kembali berfungsi sebagai lembaga yang kuat dalam menjaga stabilitas pangan dan harga, serta mendukung pencapaian swasembada pangan di masa depan. Pemerintah juga berharap langkah ini akan membantu mengatasi masalah ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.
(N/014)
JAKARTA Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Rabu (11/3/2026) dibuka dan langsung menguat, mencatat kenaikan 74,18 poin ata
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali mencatatkan kenaikan pada perdagangan Rabu (11/3/2026). Berdasarkan infor
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyoroti situasi dunia yang dinilai penuh ketidakpastian dan potensi konflik saat memberikan taklimat
NASIONAL
NIAS SELATAN Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Muhammad Bobby Afif Nasution, meresmikan Jembatan Bailey bersama Kepala Staf Angkatan Dara
PEMERINTAHAN
SERGAI Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mengajak masyarakat Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) untuk terus menjaga keb
PEMERINTAHAN
MEDAN Suasana hangat menyelimuti Gedung PKK Kota Medan saat Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menggelar buka puasa bersama deng
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menyambut positif tawaran kerja sama dari Bank Sumut terkait digitalisasi sistem parkir
PEMERINTAHAN
MEDAN Menjelang perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin rapat koordinasi penyelenggaraan
PEMERINTAHAN
JAKARTA Mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan HAM (Menko Polhukam) Mahfud MD menilai Indonesia perlu meninjau kembali keikutser
NASIONAL
JAKARTA Rumor mengenai ponsel lipat pertama Apple kembali memanas. Bocoran terbaru menunjukkan gambar desain yang diduga milik perangkat
SAINS DAN TEKNOLOGI