BADUNG – Gerakan Gotong Royong Semesta Berencana tahap kedua kembali digelar di Pantai Telagawaja, Tanjung Benoa, Kuta Selatan, Minggu, 30 November 2025.
Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa memimpin langsung agenda bersih pantai dan penanaman pohon yang diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur pemerintahan dan komunitas.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Sekretaris Daerah Kabupaten Badung Nomor 600.1.17.3/1231/SETDA/DLHK tentang pengurangan kantong dan kemasan plastik.
Pemerintah daerah menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan, terutama di kawasan pesisir yang menjadi wajah pariwisataBali.
Hadir dalam kegiatan itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Bali, Dr. Drs. I Made Rentin, Kasrem 163/WSA Kolonel Inf Davit Beni Upeni, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan beserta 100 personel, serta Danyon Brimob Kompol I Nyoman Rana dengan 50 anggota.
Dalam apel pembukaan, Bupati Adi Arnawa menegaskan bahwa gerakan gotong royong ini akan menjadi agenda rutin yang digelar serentak setiap bulan di seluruh Bali.
Ia menekankan bahwa kebersihan pantai bukan sekadar urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh elemen masyarakat.
"Kebersihan adalah modal penting yang menopang pariwisata. Pemerintah melalui DLHK terus melakukan penguatan penanganan sampah, tetapi partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci," ujar Adi Arnawa.
Sementara itu, Dandim 1611/Badung Kolonel Inf I Putu Tangkas Wiratawan menyampaikan bahwa kegiatan tahap kedua berfokus pada bersih-bersih pantai serta penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan Telagawaja.
"Kegiatan ini bukan hanya menjaga kebersihan, tetapi juga bagian dari dukungan TNI terhadap keberlanjutan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi Kabupaten Badung," kata Tangkas Wiratawan.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan lancar. Gerakan ini diharapkan dapat memperkuat komitmen kolektif dalam mewujudkan Bali yang hijau, bersih, dan lebih tangguh menghadapi potensi bencana ekologis.*