BREAKING NEWS
Kamis, 12 Maret 2026

Natal Oikumene 2025, Wujud Harmoni Pemerintah dan Warga Simalungun

Azryn Marida - Rabu, 10 Desember 2025 11:08 WIB
Natal Oikumene 2025, Wujud Harmoni Pemerintah dan Warga Simalungun
Perayaan Natal Oikumene tahun 2025 digelar Pemkab Simalungun dan masyarakat di lapangan Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Selasa (9/12/2025). (Foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SIMALUNGUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun bersama masyarakat menggelar Perayaan Natal Oikumene Tahun 2025 di Lapangan Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Selasa (9/12/2025).

Kegiatan ini menjadi wujud persatuan antara pemerintah dan masyarakat, serta momentum spiritual menyambut Natal dan Tahun Baru.

Acara dibuka dengan ibadah yang dipimpin Ephorus GKPS, Pdt. John Christian Saragih.

Baca Juga:

Wakil Bupati Simalungun dan unsur Forkopimda turut membawakan liturgi, mengusung pesan "Gambaran Indahnya Ciptaan".

Bupati Simalungun, Dr. H Anton Achmad Saragih, menyampaikan selamat Natal dan Tahun Baru kepada seluruh warga.

Ia juga mengajak seluruh hadirin mendoakan saudara-saudara yang terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat.

"Meski berbeda suku, ras, agama, dan bahasa, kita tetap terikat oleh kasih yang menjadi kekuatan membangun daerah yang kuat. Mari kita memasuki tahun 2026 dengan semangat baru untuk Simalungun yang lebih maju," ujarnya.

Ketua DPRD Simalungun diwakili Hotman Parulian Sipayung menekankan pentingnya Natal sebagai momentum refleksi kasih Allah dan penguatan toleransi.

Ketua BKAG Pdt. Jhon Maikel P. Siregar menyebut kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bersama-sama menunjukkan komitmen pemerintah membangun persatuan masyarakat.

Sekda Kabupaten Simalungun sekaligus Ketua Panitia, Mixnon Andreas Simamora, menyebut kegiatan ini selain sebagai momen spiritual, juga bertujuan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, serta membina rasa toleransi.

Perayaan Natal Oikumene 2025 ditutup dengan pemberian tali kasih dan bingkisan kepada anak yatim dan lansia.

"Perayaan ini menjadi tanda nyata perhatian dan kasih terhadap sesama, sekaligus pengingat bahwa persatuan dan toleransi adalah fondasi pembangunan Simalungun," tutup Sekda.*

(dh)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru