"Saya ingin melaporkan terkait insiden kemarin, ada satu mobil pengantaran yang menabrak pagar dan kemudian masuk ke SD Cilincing," ujar Dadan.
Menurut Dadan, sopir utama mobil pengantar MBG saat itu sedang sakit sehingga sopir pengganti dipanggil pada pukul 03.00 WIB dini hari.
Kondisi sopir cadangan yang kurang fit diduga menjadi faktor utama kecelakaan.
"Kelihatannya dalam kondisi kurang prima, tapi tetap bekerja untuk melayani, sehingga timbul kejadian," tambahnya.
Akibat peristiwa tersebut, sebanyak 22 orang mengalami luka-luka, terdiri dari 21 siswa dan satu guru. Sebagian korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.
Insiden ini menjadi perhatian serius pemerintah, terutama terkait prosedur kesehatan dan kesiapan sopir dalam menjalankan program Makan Bergizi Gratis yang menyasar sekolah-sekolah.
Pemerintah menegaskan akan meninjau kembali SOP pengiriman agar kejadian serupa tidak terulang.*
(d/dh)
Editor
: Adam
Sopir Pengganti MBG Tabrak Siswa SD di Cilincing, Presiden Prabowo Terima Laporan