Bobby Nasution Dorong Pemkab Kolaborasi Percepat Bangun Huntap
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
MEDAN — Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara, memicu protes dari kalangan mahasiswa. Ikatan Mahasiswa Tabagsel Bersatu (IMATABER) meminta aparat kepolisian menindak tegas pengecer BBM subsidi yang menjual bahan bakar di atas harga wajar.
Ketua IMATABER, Boni Hutafea, mengatakan maraknya penjualan BBM subsidi dengan harga di atas Rp 12.000 per liter telah memperparah antrean dan mempercepat habisnya stok BBM di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di wilayah Padang Bolak.
"Kami meminta kepolisian segera menangkap para pengecer BBM subsidi yang menjual di atas Rp 12.000 per liter. Praktik ini diduga menjadi penyebab utama antrean panjang dan kelangkaan BBM di Paluta," kata Boni, Senin, 15 Desember 2025.Baca Juga:
Boni menduga pengecer memperoleh BBM subsidi dengan cara melakukan pengisian berulang kali di SPBU, lalu menjualnya kembali secara eceran dengan harga yang jauh lebih mahal.
Berdasarkan informasi yang dihimpun IMATABER, harga BBM jenis Pertalite di tingkat pengecer mencapai Rp 18.000 hingga Rp 25.000 per liter.
"Ini jelas sangat memberatkan masyarakat. Harga BBM subsidi yang seharusnya terjangkau justru dijual di luar nalar," ujarnya.
Menurut Boni, praktik tersebut telah menjadi salah satu pemicu utama kelangkaan BBM di Padang Lawas Utara.
Ia menilai penindakan tegas dari aparat penegak hukum diperlukan untuk menimbulkan efek jera, sebagaimana kasus serupa yang sebelumnya terjadi di Kota Medan.
Selain meminta tindakan kepolisian, IMATABER juga mendesak Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara agar segera berkoordinasi dengan Pertamina Regional I Sumatera Bagian Utara (Sumbagut).
Pemerintah daerah diminta menambah pasokan BBM dari daerah lain, seperti Dumai dan Medan.
"Pemkab jangan hanya fokus pada BBM subsidi. Untuk jangka pendek, BBM non-subsidi seperti Pertamax dan Dexlite justru lebih mudah didatangkan. Ini penting agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh," kata Boni.
Ia juga menyoroti surat edaran Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Nomor 500/7476/2025 yang mengatur larangan kenaikan harga bahan pokok secara tidak wajar menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Namun, surat edaran tersebut dinilai belum mengatur secara spesifik larangan penjualan BBM subsidi di atas harga resmi.
"Ini yang perlu diperjelas. Tanpa aturan dan penegakan yang tegas, masyarakat akan terus dirugikan," ujar Boni.*
(hasnan)
TAPTENG Penanganan pascabencana di Sumatera Utara (Sumut) terus dikebut. Gubernur Sumut, Muhammad Bobby Afif Nasution, mendorong komitme
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Jajaran Polres Padangsidimpuan mengikuti kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) perkembangan Situasi Keamanan dan Ketertib
NASIONAL
DENPASAR Personel Polda Bali yang tergabung dalam Satgas Preventif Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) Agung2026 melaksanakan patroli dialog
NASIONAL
JAKARTA Wakil Presiden ke10 dan ke12 Jusuf Kalla (JK) menyampaikan kesedihan mendalam atas wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah
POLITIK
DENPASAR Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung resmi ditutup total mulai 1 Maret 2026. Penutupan ini merupakan tindak lanjut kebijakan Ke
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah Indonesia menegaskan bahwa impor produk pertanian senilai USD4,5 miliar atau setara Rp75 triliun dari Amerika Serikat
EKONOMI
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI, TB Hasanuddin, menilai niat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadi fasilitator konflik antara Amerika
POLITIK
BANDA ACEH Sebanyak 249 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat Polri Angkatan ke83/WPS resmi menyelesaikan tugas Pen
NASIONAL
JAKARTA Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera menargetkan seluruh pengungsi yang ma
NASIONAL
ISFAHAN, IRAN Ribuan warga memadati Lapangan NaqsheJahan di kota bersejarah Isfahan, Minggu (1/3/2026), untuk memberikan penghormatan
INTERNASIONAL