MEDAN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara (Sumut) memperbarui data korban akibat bencana banjir dan longsor.
Per Rabu (24/12/2025) pukul 08.00 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 371 orang, sementara 70 orang dilaporkan hilang.
Kabid Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut, Porman Mahulae, menyatakan data masih bersifat sementara dan dapat berubah sesuai temuan baru di lapangan.
"Data sementara menunjukkan jumlah meninggal dunia 371 orang dan hilang 70 orang," kata Porman Mahulae.
Sebaran korban paling banyak terjadi di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan 133 orang meninggal dan 37 hilang, diikuti Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) 88 meninggal dan 30 hilang.
Kota Sibolga tercatat 55 tewas. Banjir dan longsor juga melanda 19 kabupaten/kota di Sumut, dengan jumlah terdampak mencapai 1.803.489 orang dan 13.262 pengungsi.
Selain korban jiwa, tercatat 242 orang mengalami luka-luka.
BPBD Sumut mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, menghindari daerah terdampak, dan mengikuti arahan tim evakuasi.
Kondisi lapangan masih dinilai kritis, dengan banyak korban belum ditemukan.
Pihak berwenang terus melakukan pencarian dan validasi data untuk memastikan jumlah korban.*
(ds/dh)
Editor
: Adam
Korban Bencana Sumut Meningkat: 371 Tewas, 70 Masih Hilang