Bupati Karo Dukung Tim Paduan Suara GBKP Tampil di Panggung Internasional
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
TAPANULI SELATAN — Aktivitas pertambangan PT Agincourt Resources (PT AR), pengelola Tambang Emas Martabe, kembali menjadi sorotan.
Di tengah proses audit lingkungan hidup oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH), perusahaan tambang emas tersebut menghadapi tudingan menggarap lahan di luar wilayah konsesi serta mencemari Sungai Sibio-bio, yang diduga berkontribusi terhadap bencana banjir bandang di Tapanuli Selatan.
Keluhan datang dari warga Kecamatan Sosopan, Kabupaten Tapanuli Selatan.Baca Juga:
Mereka menyebut kualitas air anak Sungai Sibio-bio menurun drastis dalam beberapa tahun terakhir.
Sungai yang sebelumnya menjadi sumber utama air pertanian dan peternakan kini dianggap tak lagi layak digunakan.
"Airnya keruh dan baunya tidak seperti dulu. Padi tidak tumbuh normal, karet mengering, sayuran mati sebelum panen," kata seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Warga menduga pencemaran berasal dari kawasan hulu sungai yang berdekatan dengan wilayah operasional Tambang Emas Martabe.
Dugaan itu diperkuat dengan sering ditemukannya kayu gelondongan hanyut saat hujan deras, yang mengindikasikan pembukaan lahan di wilayah hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Toru.
PT Agincourt Resources merupakan perusahaan tambang emas yang 95 persen sahamnya dimiliki PT Danusa Tambang Nusantara, anak usaha PT Pamapersada Nusantara (PAMA) dan PT United Tractors Tbk.
Tambang Emas Martabe mulai berproduksi pada 2012 dengan kontrak karya generasi keenam selama 30 tahun.
Perusahaan mencatat peningkatan produksi sepanjang 2024, dengan penambangan bijih mencapai 6,9 juta ton dan penggilingan bijih 6,7 juta ton.
Namun, lonjakan produksi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi lingkungan di kawasan hulu DAS Batang Toru yang kini berada dalam pengawasan ketat pemerintah.
Pasca bencana banjir dan longsor di wilayah DAS Batang Toru yang menelan ratusan korban jiwa, KLH menjatuhkan sanksi administratif berupa paksaan pemerintah kepada delapan perusahaan, termasuk PT Agincourt Resources. Seluruh perusahaan diperintahkan menghentikan kegiatan operasional dan menjalani audit lingkungan hidup.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyatakan audit tersebut berpotensi berujung pada sanksi perdata maupun pidana jika ditemukan hubungan sebab akibat antara aktivitas perusahaan dan dampak lingkungan yang menimbulkan korban jiwa.
Menanggapi hal itu, Senior Manager Corporate Communications PT Agincourt Resources, Katarina Siburian Hardono, mengatakan perusahaan telah menghentikan sementara seluruh kegiatan produksi sejak 6 Desember 2025.
"Selama kurang lebih tiga pekan terakhir, seluruh kegiatan produksi di Tambang Emas Martabe dihentikan sementara. Kami mengikuti seluruh tahapan evaluasi pemerintah secara kooperatif," kata Katarina, Jumat, 26 Desember 2025.
Ia menegaskan bahwa hingga kini kegiatan penambangan aktif PT AR hanya berlangsung di Kabupaten Tapanuli Selatan dan dilakukan sesuai perizinan serta ketentuan lingkungan yang berlaku.
"Kami tegaskan kegiatan penambangan aktif PTAR hanya berada di Kabupaten Tapanuli Selatan dan berada di bawah pengawasan otoritas berwenang," ujarnya.
Meski demikian, desakan masyarakat agar audit dilakukan secara transparan terus menguat.
Warga menilai persoalan pencemaran sungai, pembukaan lahan, dan meningkatnya risiko banjir tidak dapat dilepaskan dari aktivitas industri di wilayah hulu DAS Batang Toru.
Hasil audit KLH kini menjadi penentu, apakah dugaan pencemaran dan penggarapan lahan di luar konsesi memiliki keterkaitan langsung dengan kerusakan lingkungan dan tragedi kemanusiaan yang terjadi di Tapanuli Selatan.*
(dh)
KABANJAHE Bupati Karo, Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menerima audiensi Tim Paduan Suara binaan Unit Pengem
SENI DAN BUDAYA
BINJAI Pemerintah Kota Binjai menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan secara bertahap. Kepala Dinas Peker
PEMERINTAHAN
MEDAN Pada malam ke7 Ramadan 1447 H, Ustad Dr. Awaludin, M. Pd memberikan tausyiah singkat tentang kiat meraih kebahagiaan hidup di Mes
AGAMA
JAKARTA Sebanyak 1.000 unit kendaraan niaga asal India untuk operasional logistik Koperasi Merah Putih dilaporkan telah tiba di Indonesi
EKONOMI
MEDAN Anggota Komisi B DPRD Sumatera Utara, Rudi Alfahri Rangkuti, menyoroti lonjakan harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional di
EKONOMI
TAPANULI SELATAN Anggaran sebesar Rp 428 juta untuk pelatihan bakal calon kepala sekolah (BCKS) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Tapa
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menahan tiga mantan pejabat Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Belawan atas dugaan korupsi retribus
HUKUM DAN KRIMINAL
JEMBRANA, BALI Dugaan perambahan hutan tanpa izin kembali mencuat di kawasan Hutan Pendem, Kabupaten Jembrana. Aktivitas pembukaan lahan
HUKUM DAN KRIMINAL
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster menegaskan pentingnya menjaga keamanan dan reputasi Pulau Dewata sebagai destinasi wisata dunia. Dal
PEMERINTAHAN
DENPASAR Gubernur Bali Wayan Koster mendukung penuh inisiatif Kejaksaan Tinggi Bali dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependud
PEMERINTAHAN