Buka Puasa Bersama Anak Sekolah Rakyat, Gus Ipul Bicara Generasi Tangguh dan Berkarakter
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa meminta Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian segera mengambil keputusan terkait penanganan kayu-kayu gelondongan yang menumpuk di sejumlah daerah terdampak bencana, khususnya di Aceh.
Persoalan tersebut dinilai menghambat proses pemulihan pascabencana.
Permintaan itu disampaikan Saan dalam Rapat Koordinasi Satuan Tugas Pemulihan Pascabencana DPR bersama kementerian, lembaga, dan kepala daerah di Aceh, Selasa (30/12/2025).Baca Juga:
Menurut dia, hingga kini pemerintah daerah masih diliputi kebingungan dalam menangani kayu gelondongan karena khawatir berhadapan dengan persoalan hukum di kemudian hari.
"Kayu-kayu gelondongan sudah menumpuk, tetapi para kepala daerah tidak punya keberanian untuk memutuskan mau diapakan. Mereka takut ada persoalan hukum," kata Saan.
Politikus Partai NasDem itu menilai ketidakjelasan status kayu gelondongan berdampak langsung pada upaya pemulihan lingkungan dan infrastruktur.
Selain mengganggu proses pembersihan wilayah terdampak, tumpukan kayu juga berkontribusi terhadap pendangkalan sungai dan saluran air.
Saan meminta Mendagri mengoordinasikan lintas kementerian serta memberikan keputusan tegas agar pemerintah daerah memiliki dasar hukum yang jelas dalam menangani kayu tersebut.
"Ini penting untuk segera diselesaikan karena mengganggu proses pemulihan," ujarnya.
Selain persoalan kayu gelondongan, Saan juga menyoroti kendala pembangunan hunian tetap (huntap) bagi warga terdampak bencana.
Ia menyebut banyak pemerintah daerah kesulitan menyediakan lahan karena status kepemilikan tanah yang belum jelas, mulai dari kawasan hutan hingga lahan berstatus hak guna usaha (HGU).
Menurut Saan, pembangunan hunian tetap baru dapat dilakukan apabila status lahan benar-benar bersih dan jelas.
"Kementerian PU tidak bisa bergerak kalau status tanah belum clear and clean. Ini harus diselesaikan agar tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari," kata dia.
DPR berharap pemerintah pusat dapat segera memberikan kepastian kebijakan agar proses pemulihan pascabencana berjalan lebih efektif dan tidak terhambat persoalan administratif maupun hukum.*
(d/dh)
TANGERANG Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menegaskan bahwa program Sekolah Rakyat mengusung spirit Alquran dalam membentu
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai memberikan klarifikasi terkait pernyataan mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang me
POLITIK
JAKARTA Panel surya asal Indonesia terancam menghadapi tarif impor hingga 143 di Amerika Serikat (AS) menyusul penyelidikan antisubsidi
EKONOMI
BINJAI Tangis Bardiah pecah saat menceritakan nasib putranya, Ardiansyah Putra (26), yang telah 47 hari mendekam di penjara Phnom Penh,
NASIONAL
BINJAI Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Binjai menggelar Diskusi Konsolidasi Demokrasi pada Senin (23/2/2026) dengan menekan
POLITIK
STABAT, LANGKAT Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP, memimpin Tim II Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Langka
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan pengerjaan Stadion Teladan harus selesai tepat waktu menjelang penetapan Kot
OLAHRAGA
DELI SERDANG Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara (Sumut) menggerebek kamar mandi sebuah SPBU di Patumbak, Kabupaten Deli Ser
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Wakil Ketua DPRD Kota Medan dari Fraksi Partai Gerindra, H. Zulkarnaen S.K.M, meminta Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumate
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Polsek Hutaimbaru, Polres Padangsidimpuan, bersama Bhayangkari melaksanakan kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat, J
NASIONAL