BREAKING NEWS
Sabtu, 11 April 2026

Danantara Serahkan 600 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang

Adam - Jumat, 09 Januari 2026 13:31 WIB
Danantara Serahkan 600 Hunian Sementara untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh Tamiang
BPI Danantara menyerahkan 600 unit hunian sementara kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk warga terdampak bencana. (Foto: Dok. Hutama Karya)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menyerahkan 600 unit hunian sementara (huntara) kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang untuk warga terdampak bencana.

Kawasan hunian tersebut siap dihuni dan akan dikelola oleh pemerintah daerah melalui mekanisme penetapan penerima manfaat secara bertahap.

Managing Director Stakeholder Management and Communications Danantara, Rohan Hafas, mengatakan pembangunan huntara ditujukan untuk menyediakan hunian sementara yang layak, aman, serta mendukung pemulihan layanan dasar masyarakat terdampak bencana.

Baca Juga:

"Pemulihan tidak berhenti pada pembangunan fisik. Hunian harus benar-benar memberi ruang bagi keluarga untuk kembali menjalani kehidupan sehari-hari," kata Rohan dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Januari 2026.

Bupati Aceh Tamiang Armia Fahmi mengapresiasi kecepatan pembangunan hunian tersebut. Menurut dia, huntara yang diserahkan merupakan hunian pertama yang diterima pemerintah daerah pascabencana.

"Masyarakat sudah menanyakan hunian yang layak. Kami akan mendistribusikan secara bertahap, dimulai dari 100 unit, agar proses adaptasi berjalan dengan baik," ujar Armia.

Pembangunan huntara dimulai pada 24 Desember 2025 dan diserahterimakan pada 8 Januari 2026.

Hunian darurat ini dibangun dengan struktur yang kokoh dan dilengkapi fasilitas dasar seperti akses air bersih, sanitasi, serta listrik.

Selain unit hunian, kawasan Rumah Hunian Danantara juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, antara lain klinik, taman bermain, akses internet, serta listrik gratis.

Fasilitas tersebut diharapkan membantu warga membangun kembali ritme kehidupan selama masa transisi.

Setelah proses serah terima, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan menjalankan pengelolaan kawasan, termasuk penetapan penerima manfaat, distribusi hunian, serta pengaturan relokasi agar pemanfaatan huntara tepat sasaran.

Direktur Operasional II Hutama Karya Gunadi menekankan pentingnya kualitas konstruksi dalam penanganan pascabencana.

Menurut dia, kenyamanan dan keselamatan penghuni menjadi tolok ukur utama keberhasilan pembangunan hunian sementara.

"Hunian ini harus benar-benar siap dihuni untuk menunjang rutinitas keluarga. Kami berharap kolaborasi lintas pihak ini menjadi penyemangat bagi warga terdampak," kata Gunadi.

Selain di Aceh Tamiang, Hutama Karya bersama sejumlah BUMN Karya lainnya juga membangun Rumah Hunian Danantara di beberapa wilayah Aceh, termasuk Aceh Timur. Huntara tersebut dilengkapi fasilitas umum seperti toilet dan dapur umum.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Pertamina Hulu Gandeng Yayasan SALAKHA Perkuat Kesiapsiagaan Banjir Jabodetabek
Polda Sumut Salurkan Bantuan Pendidikan, Sembako, dan Air Bersih ke Warga Terdampak Bencana
Muzakir Manaf Tetapkan Perpanjangan Ketiga Status Tanggap Darurat Bencana Aceh
Tito Karnavian Pimpin Satgas Nasional Percepatan Rehab Rekon Bencana Sumatera
Harapan Bukit Jengkol Bangkit! Polres Langkat Bangun Sumur Bor untuk Warga Terdampak Banjir, Air Bersih Kembali Mengalir
Sekda Aceh Sambut Kedatangan Zulkifli Hasan dan Dua Menteri Lainnya, Fokus Pemulihan dan Bantuan Pangan Tepat Sasaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru