Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memastikan biaya pengobatan ditanggung penuh dan memberikan perhatian langsung kepada keluarga korban. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memastikan biaya pengobatan ditanggung penuh dan memberikan perhatian langsung kepada keluarga korban.
Kejadian bermula pada Senin malam (5/1/2026), ketika Romanda Siregar (33) menumpangi becak motor bersama Asmi menjemput suaminya di Jalan Medan–Belawan.
Saat melintas di depan Kantor Pos Belawan, tawuran antarkelompok pecah.
Tanpa peringatan, peluru melesat dan menembus mata kanan Asmi.
Panik, Romanda membawa anaknya ke beberapa fasilitas kesehatan.
Namun, akses terbatas dan ketiadaan dokter spesialis membuat proses penanganan awal terhambat.
Akhirnya, Asmi dirawat di RSUD Pirngadi sebelum dirujuk ke RS Adam Malik untuk operasi pengangkatan proyektil yang nyaris menembus otak.
Sejak awal, Wali Kota Medan, Rico Waas, langsung memantau kasus ini. Ia menjenguk korban di RS USU, menjamin biaya operasi, serta menelpon ibu korban usai operasi selesai.
"Saya yang jamin untuk biaya. Kita fokus pada kesembuhan anak ini. Gak usah khawatir lagi," ujar Rico.
Romanda menyampaikan rasa terima kasihnya.
"Bapak terima kasih banyak, sudah membantu biaya rumah sakit, sehingga anak saya bisa segera dioperasi," kata Romanda, haru.
Wali Kota juga berjanji akan mengajak Asmi bermain saat pulih, sembari menekankan pentingnya perhatian medis maksimal dari jajaran Pemko Medan dan rumah sakit.
Kasus ini menjadi pengingat perlunya keamanan di ruang publik, terutama saat konflik antar kelompok terjadi, agar insiden serupa tidak menimpa anak-anak dan warga tidak bersalah lainnya.*