BREAKING NEWS
Rabu, 14 Januari 2026

Disebut 'Anak Abah', Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Anies Baswedan Tak Dibahas di ‘Mens Rea’

Raman Krisna - Minggu, 11 Januari 2026 14:12 WIB
Disebut 'Anak Abah', Pandji Pragiwaksono Buka Suara soal Anies Baswedan Tak Dibahas di ‘Mens Rea’
Komika Pandji Pragiwaksono. (foto: tangkapan layar yt Pandji Pragiwaksono)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA Komika Pandji Pragiwaksono angkat bicara menanggapi tudingan netizen yang menilai dirinya sebagai "anak abah" atau pendukung Anies Baswedan karena tidak membahas eks Gubernur DKI itu dalam pertunjukan stand-up comedy Mens Rea.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube resminya dari Amerika Serikat, Pandji menegaskan bahwa materi Mens Rea memang fokus pada pejabat publik yang sedang menjabat, bukan mantan pejabat.

"Selain gak bahas Anies, gak bahas Ahok, Ganjar, Mahfud, Dahlan, karena mereka tak menjabat apa-apa. Kenapa gue bahas Prabowo, Gibran, Bahlil, Fadli Zon? Karena mereka sedang menjabat," ujar Pandji.

Baca Juga:

Pandji menjelaskan bahwa dirinya sebenarnya sudah beberapa kali mengkritik Anies Baswedan di konten YouTube antara 2017–2023, mulai dari review jabatan Anies, formula E, hingga DP nol persen.

Menurut Pandji, tak ada satupun YouTuber lain yang secara konsisten mengkritik Anies seperti dirinya.

"Kalau mau buka YouTube gue dari 2017 - 2023, banyak banget. Gue pernah bikin video review jabatan Anies Baswedan, skor 2 dari 5 bintang, korupsi formula E, DP nol persen. Tak ada YouTuber lain tuh," katanya.

Dalam materi Mens Rea, Pandji menekankan hak warga negara untuk mengkritik pejabat publik yang menggunakan anggaran rakyat, termasuk PPh 21 dan pajak konsumsi lainnya.

Materi tersebut membahas nama-nama yang masih aktif menjabat seperti Presiden Prabowo Subianto, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dan Menbud Fadli Zon, serta Menteri HAM Natalius Pigai.

"Mereka bekerja pakai duit pajak dari rakyat. Itu jokes pertama. Kita punya hak, suka atau tidak suka, hak kita membahas mereka," jelas Pandji.

Meskipun menuai pro dan kontra, Pandji menegaskan bahwa Mens Rea tetap bertujuan mengangkat isu politik nasional dan demokrasi Indonesia melalui medium komedi.

Sebelumnya, sebagian pihak sempat melaporkan Pandji secara resmi ke polisi terkait konten pertunjukan ini, namun Pandji menekankan pentingnya humor dalam menyikapi isu publik.*


Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Situasi Iran Kian Memanas, Trump Klaim AS “Siap Membantu” Demonstran Anti-Pemerintah
PDIP Tunggu Masukan DPD Sebelum Tentukan Sikap Politik soal Pilkada Lewat DPRD
Soroti Pidato Megawati soal Politik Global dan Lingkungan Hidup, Rocky Gerung: Jernih, Tulus, dan Berani
Presiden Prabowo Setujui Relaksasi Anggaran Aceh, Wagub Fadhlullah: TKD Tak Lagi Dipotong
Hendri Yanto Sitorus Dinilai Berpeluang Pimpin Golkar Sumatera Utara
Kejar Pemulihan Pascabencana Sebelum Ramadan, Mendagri Ajukan Tambahan Personel TNI-Polri
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru