BREAKING NEWS
Selasa, 13 Januari 2026

Banjir Melanda Seluruh Kabupaten dan Kota di Banten, 2.370 Warga Terdampak

Adelia Syafitri - Senin, 12 Januari 2026 15:53 WIB
Banjir Melanda Seluruh Kabupaten dan Kota di Banten, 2.370 Warga Terdampak
Hujan ekstrem menyebabkan banjir meluas di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten, Senin (12/1/2026). (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SERANG Hujan ekstrem menyebabkan banjir meluas di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten, Senin (12/1/2026).

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, sebanyak 767 kepala keluarga (KK) atau 2.370 jiwa terdampak bencana banjir.

Banjir terjadi di seluruh wilayah Banten, meliputi Kabupaten Lebak, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang, Kabupaten Tangerang, serta Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, dan Kota Cilegon.

Baca Juga:

Selain banjir, BPBD juga mencatat cuaca ekstrem lain seperti angin kencang dan pohon tumbang yang mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Banten, Lutfi Mujahidin, menjelaskan, "Sejumlah kejadian pohon tumbang akibat cuaca ekstrem dilaporkan, namun sebagian telah ditangani petugas."

Di Kota Serang, banjir merendam Kecamatan Curug, Cipocok Jaya, Serang, Kasemen, Walantaka, dan Taktakan dengan ketinggian air 30 hingga 105 sentimeter, mengganggu akses jalan dan permukiman warga.

Sementara itu, di Kabupaten Lebak, banjir dan tanah longsor dilaporkan di Malingping, Panggarangan, Rangkasbitung, dan Wanasalam.

Dampak yang ditimbulkan meliputi rumah warga terdampak, jalan dan jembatan terendam, serta satu rumah rusak berat akibat longsor.

Kabupaten Serang mengalami banjir di Kecamatan Padarincang, Cinangka, dan Gunungsari dengan ketinggian air 5 hingga 70 sentimeter, sementara wilayah Tangerang Raya terdampak genangan di jalan raya, permukiman, perumahan, dan fasilitas umum.

Beberapa pohon tumbang akibat angin kencang juga telah ditangani oleh petugas.

BPBD Provinsi Banten mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem, menjaga keselamatan diri, dan mengikuti informasi resmi terkait penanganan bencana.*

(d/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Semangat Tanpa Henti, Kak Na Apresiasi Guru Aceh yang Bersihkan Sekolah Pasca Banjir dan Longsor
Kerja Bakti Tanpa Lelah, Brimob Polda Sumut Pulihkan Rumah dan Masjid Pascabencana di Tapanuli Selatan
BNPB: Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Tembus 1.180 Orang
Warga Bireuen dan Aceh Tamiang Tolak Hunian Sementara, BNPB Fokus Fasilitasi Hunian Tetap
Megawati: Undang-Undang dan Regulasi Beri 'Karpet Merah' Percepat Deforestasi dan Perampasan Tanah
Update Korban Banjir dan Longsor di Sumut: 372 Tewas, 42 Hilang, Ribuan Masih Mengungsi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru