BREAKING NEWS
Kamis, 15 Januari 2026

Lebaran Beririsan Nyepi, Polres Jembrana Perkuat Pengamanan Operasi Ketupat 2026 di Pelabuhan Gilimanuk

M. Chairul - Rabu, 14 Januari 2026 15:04 WIB
Lebaran Beririsan Nyepi, Polres Jembrana Perkuat Pengamanan Operasi Ketupat 2026 di Pelabuhan Gilimanuk
kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui Rapat Koordinasi Awal Pengamanan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di ruang VVIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Selasa, 13 Januari 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JEMBRANAKepolisian Resor Jembrana mulai mematangkan kesiapan pengamanan arus mudik Lebaran melalui Rapat Koordinasi Awal Pengamanan Operasi Ketupat 2026 yang digelar di ruang VVIP ASDP Pelabuhan Gilimanuk, Selasa, 13 Januari 2026.

Rapat dipimpin langsung Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati dan dihadiri pejabat utama Polres Jembrana serta sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk, UPP Kelas II Gilimanuk, BPTD, dan unsur pengamanan pelabuhan.

Kapolres Jembrana mengatakan kesiapan sejak dini menjadi penting mengingat perayaan Idul Fitri 2026 bertepatan dengan Hari Raya Nyepi.

Baca Juga:

Kondisi tersebut, menurut dia, berpotensi memicu lonjakan signifikan arus kendaraan dan penumpang di Pelabuhan Gilimanuk.

"Lebaran tahun ini memiliki tantangan tersendiri karena beririsan dengan Hari Raya Nyepi. Sinergi dan kesiapan awal seluruh stakeholder mutlak diperlukan untuk menjamin keamanan dan kelancaran arus penyeberangan," kata Kadek Citra Dewi dalam arahannya.

Ia juga mendorong PT ASDP Indonesia Ferry untuk melakukan uji coba pola pengamanan bersama instansi terkait paling lambat tiga minggu sebelum Idul Fitri.

Langkah tersebut meliputi penyediaan buffer zone, optimalisasi sistem informasi publik, serta pemanfaatan fasilitas pengeras suara bagi pemudik.

Sementara itu, Kepala Bagian Operasi Polres Jembrana KOMPOL I Wayan Suastika menekankan pentingnya kesiapan sarana dan prasarana pendukung, seperti toilet portable, tenda penampungan pemudik sepeda motor hingga area Patung Buddha, serta penataan ulang gerai tiket daring di kawasan terminal kargo.

Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk KOMPOL Arya Agung Arjana Putra turut menyoroti perlunya penyelesaian persoalan jerambah yang sempat menjadi perhatian publik.

Ia juga menegaskan komitmen bersama untuk mencegah praktik oknum yang memprioritaskan kendaraan tertentu masuk ke area pelabuhan.

Dari pihak operator penyeberangan, Manager Usaha PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk Didi Juliansyah menyampaikan kesiapan mendukung penuh pelaksanaan Operasi Ketupat 2026.

Ia memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 16–18 Maret 2026, dengan kepadatan mulai terasa sejak H-7 atau 13 Maret 2026.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru