BREAKING NEWS
Senin, 26 Januari 2026

Bahlil: Saya Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa Belum Dialiri Listrik

Adelia Syafitri - Kamis, 22 Januari 2026 19:57 WIB
Bahlil: Saya Gagal Jadi Menteri Jika Masih Ada Desa Belum Dialiri Listrik
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (foto: Bahlil Lahadalia/fb)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa dirinya akan menganggap gagal menjalankan tugas sebagai menteri apabila masih terdapat desa dan kelurahan di Indonesia yang belum menikmati aliran listrik.

Pernyataan itu disampaikan Bahlil dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis, 22 Januari 2026.

Bahlil menyatakan keyakinannya bahwa persoalan elektrifikasi desa dapat diselesaikan hingga akhir masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga:

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor energi tidak semata diukur dari capaian statistik nasional, melainkan dari terpenuhinya kebutuhan dasar masyarakat hingga ke pelosok.

"Kalau boleh jujur saya katakan dari lubuk hati yang paling dalam, saya merasa insyaallah sampai selesai. Kabinet ini sukses kalau semua desa dan kelurahan sudah dialiri listrik," kata Bahlil di hadapan anggota Komisi XII DPR.

Ia menegaskan, target elektrifikasi nasional akan kehilangan makna apabila masih ada masyarakat yang hidup tanpa akses listrik.

Kondisi tersebut, kata dia, menjadi tolok ukur keberhasilan dirinya sebagai Menteri ESDM.

"Sekalipun target listrik nasional tercapai, tapi saudara-saudara kita di desa dan kelurahan belum mendapatkan listrik, saya menganggap saya menteri yang gagal. Dan kita semua di ruangan ini patut untuk merenungkan diri," ujarnya.

Bahlil juga menyinggung fakta bahwa Indonesia telah merdeka hampir 80 tahun, namun hingga kini masih terdapat wilayah yang belum menikmati listrik sebagai kebutuhan dasar.

Ia mengaku memiliki pengalaman pribadi hidup tanpa listrik sejak kecil.

"Saya sekolah SD tidak ada listrik, pakai pelita. Bangun pagi muka hitam karena asap. Itu pengalaman hidup saya," ungkap Ketua Umum Partai Golkar tersebut.

Pengalaman itu, menurut Bahlil, menjadi dorongan moral baginya untuk menuntaskan program Listrik Desa dan Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL).

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Prabowo Bakal Paparkan ‘Prabowonomics’ di Forum Ekonomi Dunia Davos
Izin Perhutanan Dicabut, Tapi 28 Perusahaan di Sumatera Tetap Berjalan? Ini Penjelasan Pemerintah
Bupati Simalungun Tegaskan Kabupaten sebagai Ujung Tombak Pelayanan Publik di Rakernas APKASI 2026
F-PDIP DPRD Sumut: Hak Pegawai Perusahaan yang Dicabut Izin Harus Tetap Terjamin
Bahlil Pastikan Sanksi Pejabat ESDM dan BUMN Setelah Pipa Gas Bocor di Sumatera
Potensi Rp 14 Triliun! DPR Soroti Keterlambatan Game Online RI Menembus Pasar Global
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru