BREAKING NEWS
Jumat, 13 Februari 2026

PBNU Tegaskan Komitmen Indonesia: Prabowo Diminta Waspada Agar Tidak Rugikan Palestina

Dharma - Rabu, 04 Februari 2026 11:16 WIB
PBNU Tegaskan Komitmen Indonesia: Prabowo Diminta Waspada Agar Tidak Rugikan Palestina
Gus Yahya saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: Tangkapan Layar Sekretariat Presiden / YT)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, atau Gus Yahya, memberikan pesan khusus kepada Presiden Prabowo Subianto terkait strategi diplomasi Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina.

Pesan itu disampaikan Gus Yahya saat bertemu Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga:
Ia mewanti-wanti agar langkah diplomasi Indonesia tidak terjebak dalam arus kepentingan internasional yang berpotensi merugikan rakyat Palestina.

"Kami memahami semua yang dijelaskan oleh Pak Presiden, sekaligus menitipkan pesan agar tidak mudah terbawa arus yang mungkin nantinya justru merugikan Palestina," ujar Gus Yahya kepada awak media, Rabu (4/2/2026).

Dalam pertemuan itu, Presiden Prabowo menjelaskan kebijakan Indonesia yang lebih terukur dan progresif, termasuk partisipasi Indonesia dalam inisiatif Board of Peace yang digagas Amerika Serikat.

Meskipun terlibat, Gus Yahya menekankan bahwa Indonesia tetap harus menjaga konsolidasi dengan negara-negara Islam dan Timur Tengah agar posisi diplomasi benar-benar berpihak pada rakyat Palestina.

"Kami sepakat bahwa menolak penjajahan dan memperjuangkan kemerdekaan semua bangsa adalah amanat proklamasi. Presiden menegaskan komitmen penuh untuk tetap waspada, menjaga, membela, dan membantu rakyat Palestina, khususnya di Gaza," tambah Gus Yahya.

Pesan PBNU ini menjadi pengingat bagi pemerintah agar diplomasi Indonesia tetap selaras dengan kepentingan Palestina, tanpa terjebak tekanan internasional yang kontraproduktif.*

(oz/dh)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Paparkan Strategi Indonesia di Dewan Perdamaian Gaza kepada 40 Tokoh Ormas Islam
Gus Yahya Ungkap Alasan Prabowo Ajak RI Gabung Board of Peace
Gus Yahya Dukung Indonesia Bergabung di Board of Peace Buatan Trump: Untuk Bantu Palestina
Perbedaan Pandangan PBNU dan MUI soal Dewan Perdamaian Gaza: Dukungan Strategis Indonesia vs Kritik Neokolonialisme
Kasus Kuota Haji 2024 Bergulir, Gus Yahya Memastikan PBNU Tak Terlibat dalam Penyelidikan KPK
Gus Yahya Bungkam soal Pemeriksaan Adik oleh KPK: “Saya Tak Ikut Campur, Silakan Diproses”
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru