Modus Licik Dibalut Batang Pisang, 10 Kg Ganja di Padangsidimpuan Digagalkan Polisi
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, angkat suara terkait pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap adiknya, mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, dalam kasus dugaan korupsi kuota haji 2024.
Gus Yahya menegaskan dirinya tidak akan mencampuri proses hukum yang berjalan dan menyerahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.
Menurut Gus Yahya, hubungan keluarga tidak akan memengaruhi proses hukum yang tengah berjalan di lembaga antirasuah.Baca Juga:
Ia berharap agar penegakan hukum tersebut terjadi secara adil dan objektif tanpa campur tangan pihak manapun. "Silakan diproses seperti apa," ujarnya di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Jumat (30/1).
Insiden ini bermula dari penyelidikan KPK atas dugaan penyimpangan dalam pembagian kuota haji tambahan sebanyak 20.000 orang untuk penyelenggaraan ibadah haji tahun 2024.
Temuan penyidik menunjukkan pembagian kuota tambahan tidak sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam UU No. 8/2019, di mana kuota khusus maksimum 8 persen dan sisanya untuk kuota reguler.
Namun realisasi pembagian justru hampir merata di angka 50:50, sehingga memicu dugaan praktik melawan hukum.
Dalam kasus ini, KPK telah menaikkan status perkara ke penyidikan dan menetapkan Yaqut Cholil Qoumas beserta mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz (Gus Alex), sebagai tersangka.
Selain itu, kerugian negara dari kasus ini ditaksir mencapai lebih dari Rp1 triliun dan penyidik juga tengah menelusuri aliran dana dan keterlibatan pihak-pihak lain terkait prosedur kuota haji.
Dalam pemeriksaan terbaru Jumat ini, Yaqut hadir di Gedung Merah Putih KPK dan memberikan kesaksian sebagai saksi bagi tersangka lainnya, Gus Alex, dalam penyidikan kasus tersebut.*
(in/dh)
PADANGSIDIMPUAN Polisi menggagalkan dugaan peredaran 10 kilogram ganja di Jalan HT Rizal Nurdin, Kelurahan Pijorkoling, Kecamatan Padangsi
HUKUM DAN KRIMINAL
SERDANG BEDAGAI Mata kiri sopir truk bernama Suprayogi (60) mengalami kebutaan setelah terkena lemparan batu saat terlibat cekcok dengan s
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menyampaikan analisis mengenai gugatan terkait syarat pendidikan Wakil Preside
POLITIK
DELI SERDANG Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) bersama pemerintah kabupaten/kota dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Su
KESEHATAN
MEDAN Seorang pria berinisial Tenang Simanungkalit (32) yang mengaku sebagai wartawan diduga menganiaya pemilik tempat usaha di kawasan Ja
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH SINGKIL Sebanyak 21 penumpang Kapal Motor (KM) Anugerah Jaya berhasil dievakuasi setelah kapal mengalami gangguan mesin di perairan A
PERISTIWA
MEDAN Pengamat pelayanan publik Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr Adhar Hakim, menyayangkan sikap Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasya
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Politisi PDIP Mohamad Guntur Romli menyindir Presiden ke7 RI Joko Widodo setelah menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Sol
POLITIK
PANGKALPINANG Satuan Lapangan (Satlap) Tri Cakti mengamankan 39 kampil pasir timah kering dengan estimasi berat sekitar 1.560 kilogram ata
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sumatera Utara mencatat kinerja Bank Perekonomian Rakyat dan Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRBPRS
EKONOMI