Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo saat Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Pimpinan (Rapim) Polri di The Krakatau Grand Ballroom, Jakarta Timur, Selasa (10/2/2026).
Sigit menekankan peran Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) agar agenda strategis nasional dapat berjalan optimal.
"Polri memiliki komitmen untuk mendukung dan mengawal penuh program kerja pemerintah, khususnya di bidang swasembada pangan, swasembada energi, hilirisasi, dan program prioritas lainnya," ujarnya di sela rapat.
Kapolri menekankan bahwa keberhasilan programpemerintah sangat bergantung pada situasi keamanan yang kondusif.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas nasional.
Dalam rapat itu, Sigit menyebutkan 18 catatan penting arahan Presiden Prabowo Subianto pada RapimTNI-Polri yang digelar Senin (9/2) di Istana Merdeka.
Polri berkomitmen menindaklanjuti direktif tersebut, termasuk program pembangunan di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), ketahanan pangan, serta pengoptimalan pendapatan negara.
"Harapan kami sampai akhir 2026, seluruh lahan pertanian tersisa dapat tertanam. Bapak Presiden memiliki target khusus, dan kami akan mendukung pencapaian target itu," tutur Sigit.
Selain itu, Polri juga bertugas menjaga kebocoran negara dan mengawasi hilirisasi komoditas strategis, sehingga pertumbuhan ekonomi tetap terjaga di tengah ketidakpastian global.
RapimPolri kali ini merupakan tindak lanjut dari RapimTNI-Polri sebelumnya, yang menegaskan arahan Presiden untuk terus meningkatkan kinerja TNI-Polri, termasuk dalam penanganan bencana di Sumatera.*