Kerasnya benturan membuat proses evakuasi korban berjalan dramatis. Rekan korban, kenek bernama Ferry, selamat namun mengalami patah tulang pada lengan dan dilarikan ke puskesmas terdekat.
Menurut Plt Kasie Humas Polres Lampung Timur, Ipda Edwin Sutartama, kecelakaan diduga terjadi akibat kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi di jalan desa yang sempit, sehingga ruang untuk menghindar sangat terbatas.
"Kami masih mendalami penyebab pasti kecelakaan dan memintai keterangan beberapa saksi, termasuk kenek mobil MBG dan sopir truk muatan batu," ujarnya.
Kedua kendaraan telah diamankan untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Polisi mengimbau warga dan pengemudi untuk lebih berhati-hati melintasi jalur pedesaan yang sempit, terutama bagi kendaraan bermuatan berat, agar tragedi serupa tidak terulang.
Kasus ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas di Lampung Timur yang melibatkan kendaraan berat di jalan desa, menekankan pentingnya kewaspadaan, kecepatan yang sesuai, dan penataan jalur transportasi pedesaan.*
(in/dh)
Editor
: Adam
Tragis! Mobil MBG Hantam Truk Batu di Jalan Sempit, Sopir Tak Terselamatkan