Tingkatkan Ketakwaan dengan Memaafkan, Pesan Prof. Maizuddin di Khutbah Jumat
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA – Center for Latin America (CeLA) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Indonesia dan Solidaritas Global South Menyikapi Situasi Venezuela di Jakarta.
Diskusi ini menghadirkan Duta Besar Republik Bolivarian Venezuela untuk Indonesia, H.E. Enrique Antonio Acuna Mendoza, sebagai narasumber utama untuk membahas dinamika politik dan kebijakan luar negeri yang tengah berlangsung di Venezuela.
Dalam paparannya, Dubes Mendoza menegaskan bahwa kondisi pemerintahan Venezuela saat ini dijalankan oleh Wakil Presiden Delcy Rodríguez sebagai Presiden sementara.Baca Juga:
Ia menjelaskan bagaimana krisis politik dan tekanan internasional memberi dampak terhadap kedaulatan nasional, serta menekankan pentingnya penghormatan terhadap prinsip hukum internasional.
Diskusi yang diikuti perwakilan universitas ternama serta akademisi dari berbagai institusi ini juga menyoroti strategi diplomasi publik dalam merespons isu global.
Kesi Yovana, Ketua Pusat Kajian Amerika Latin (CeLA), menggarisbawahi pentingnya peran opini publik, terutama di negara-negara maju seperti Amerika Serikat, sebagai instrumen pengaruh kebijakan luar negeri.
Acara akademik ini menghasilkan enam poin rekomendasi kebijakan yang akan dirangkum dalam policy brief untuk disampaikan kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia.
Rekomendasi tersebut mencakup kecaman terhadap tindakan yang dinilai melanggar kedaulatan negara berdaulat, seruan pembebasan Presiden Nicolás Maduro, dan dorongan agar isu krisis ini diprioritaskan dalam pembahasan Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Para peserta menyepakati bahwa prinsip non-intervensi dan imunitas kepala negara harus ditegakkan untuk mencegah preseden serupa di masa depan.
Sinergi antara akademisi dan praktisi kebijakan luar negeri diharapkan memperkuat posisi Indonesia yang bebas aktif dalam merespons krisis kemanusiaan dan pelanggaran hukum internasional di panggung global.*
(dh)
BANDA ACEH Memaafkan kesalahan orang lain tidak hanya menjadi kunci dalam menjaga hubungan sosial yang harmonis, tetapi juga menjadi ind
AGAMA
JAKARTA Duta Besar (Dubes) Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, mengungkapkan alasan di balik serangkaian pertemuannya dengan seju
POLITIK
JAKARTA Iran mengklaim berhasil menembak jatuh jet tempur F35 milik Amerika Serikat (AS) di wilayah tengah negara tersebut pada Jumat,
INTERNASIONAL
JAKARTA Indonesia semakin memperkuat posisinya dalam diplomasi energi global melalui kerja sama strategis dengan Korea Selatan, khususny
EKONOMI
BATAM Kepala Imigrasi Kota Batam, Hajar Aswad, dicopot dari jabatannya setelah terjerat dalam kasus dugaan pungutan liar (pungli) yang m
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan bahwa hubungan industrial di Indonesia harus naik kelas agar pekerja ti
EKONOMI
JAKARTA Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah Indonesia atas kesediaannya un
INTERNASIONAL
BANTUL Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Wates, Bantul, tepatnya di Argorejo, Sedayu, pada Jumat (3/4/2026). Sebuah mobil Toyota Ava
PERISTIWA
TANJUNG JABUNG TIMUR Proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Desa Suka Maju, Kecamatan Geragai, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, kini telah
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus menggenjot percepatan distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah Indonesia, dengan fokus
PEMERINTAHAN