Rumah Rusak akibat Gempa NTT Dapat Bantuan hingga Rp30 Juta, Ini Rinciannya
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi m
NASIONAL
BELITUNG – Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Muhammad Ali memimpin langsung Latihan Anti Akses dan Anti Amfibi (A2/AD) berskala besar yang digelar Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut di perairan Kepulauan Bangka Belitung, Minggu.
Latihan ini mengintegrasikan kekuatan kapal perang, unsur udara, pasukan pendarat, hingga teknologi drone dalam satu skenario pertahanan pantai yang kompleks.
Sebanyak sembilan Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) dilibatkan dalam latihan tersebut.Baca Juga:
Di antaranya kapal kombatan utama KRI Raden Eddy Martadinata-331 dan KRI John Lie-358, serta kapal penyapu ranjau KRI Pulau Fani-731. Unsur udara turut memperkuat latihan melalui pengerahan pesawat patroli maritim CN-235 MPA dan helikopter Panther.
Dalam simulasi tempur, prajurit mendemonstrasikan penembakan meriam kaliber 76 milimeter dan aksi Visit, Board, Search and Seizure (VBSS). Korps Marinir juga dikerahkan dalam operasi amfibi yang didukung sistem persenjataan Multi Launcher Rocket System (MLRS) sebagai tulang punggung pertahanan pantai.
TNI AL juga memamerkan penggunaan drone kamikaze serta sistem Pusat Kendali Mobil (Mobile Command) sebagai bagian dari integrasi teknologi surveilans dan serangan terbaru.
Muhammad Ali menyatakan latihan ini menjadi yang pertama mengintegrasikan seluruh elemen teknologi tempur modern yang dimiliki TNI AL dalam satu skema operasi terpadu.
"Kesiapan alutsista dan profesionalisme prajurit menjadi kunci menjaga kedaulatan wilayah laut Indonesia," ujarnya.
Selain memimpin latihan, Kasal bersama Gubernur Kepulauan Bangka Belitung meninjau barang bukti hasil Operasi Keamanan Laut (Opskamla) periode 2025 hingga awal 2026.
Dalam operasi tersebut, TNI AL mengamankan komoditas timah balok, pasir timah, serta logam tanah jarang seperti zircon, ilmenite, dan monazite dengan total berat mencapai belasan ribu ton.
Nilai ekonomi sumber daya alam yang berhasil diamankan dari dugaan penyelundupan itu diperkirakan mencapai Rp173,6 miliar.
Kasal menegaskan bahwa pemberantasan praktik penambangan ilegal dan penyelundupan sumber daya alam merupakan perintah langsung dari Presiden RI Prabowo Subianto.
Menurut dia, keberhasilan operasi tersebut tidak hanya menyelamatkan potensi kerugian negara, tetapi juga menjaga keberlanjutan ekosistem di wilayah Bangka Belitung. "Kekayaan alam nasional harus dikelola untuk sebesar-besarnya kepentingan rakyat Indonesia," kata Ali.*
(dh)
JAKARTA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan bantuan dana stimulan bagi warga yang rumahnya rusak akibat gempa bumi m
NASIONAL
YOGYAKARTA Sekitar 6,7 juta penduduk Indonesia diperkirakan terinfeksi hepatitis B, sementara sekitar 2,5 juta lainnya terinfeksi hepati
KESEHATAN
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran calon mitra penyelenggara Program Pemagangan Nasional atau MagangHub
NASIONAL
BANDA ACEH Majelis Pengurus Daerah (MPD) Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Kota Banda Aceh dipercaya menjadi tuan rumah seka
NASIONAL
OlehFirdaus ArifinADA politisi yang kekuasaannya berakhir bersamaan dengan berakhirnya jabatan. Begitu kendaraan dinas dikembalikan, pengaw
OPINI
JAKARTA Kredit Usaha Rakyat atau KUR Mandiri 2026 menjadi salah satu pilihan pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UM
EKONOMI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan penerimaan mahasiswa baru melalui jalur mandiri di perguruan tinggi negeri (PTN
PENDIDIKAN
JAKARTA Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat mengungkapkan terdapat 335 perusahaan pemilik konsesi yang berada di kawasan lahan terba
NASIONAL
TOBA Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMA Bintang Timur Balige (BTB), Kecamatan Balige, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, menjadi perhat
PERISTIWA
JAKARTA Pemerintah berencana membenahi dan meninjau ulang Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama dalam menentukan pengel
EKONOMI