Pemkab Tapanuli Utara Catat Realisasi PKB Tertinggi se-Sumut, Wakil Bupati Apresiasi Tim Operasi
TAPANULI UTARA Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, memimpin apel pembukaan Operasi Gabungan Penagiha
PEMERINTAHAN
JAKARTA — Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, menegaskan bahwa langkah Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM UGM) mengirimkan surat terbuka kepada UNICEF adalah bagian dari kebebasan berpendapat.
Surat itu terkait respons BEM UGM atas tragedi seorang siswa sekolah dasar di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang diduga bunuh diri karena tak mampu membeli pulpen dan buku.
"Menurut saya, kebebasan berpendapat saja, enggak ada kriminalnya," kata Mahfud melalui kanal YouTube Mahfud MD Official, dikutip Rabu (18/2/2026).Baca Juga:
Menurutnya, surat itu merupakan bentuk kepedulian anak-anak muda terhadap kondisi sosial di sekitar mereka dan diharapkan dapat menjadi perhatian UNICEF serta viral di publik.
Mahfud menekankan, pemerintah perlu merespons kasus siswa di NTT dan melakukan evaluasi terkait kondisi anak-anak Indonesia yang masih kesulitan mengakses pendidikan dasar. "Kalau kecil saja makan enggak bisa, mencari makan pun sulit. Ini harus segera diperhatikan," ujarnya.
Tragedi memilukan itu menimpa seorang siswa berusia 10 tahun di Kabupaten Ngada, NTT, pada Kamis (29/1/2026).
Insiden tersebut memicu empati publik, termasuk BEM UGM yang memutuskan berkirim surat kepada UNICEF untuk menyoroti kegagalan sistemik dalam menjamin hak-hak dasar anak.
Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, menegaskan bahwa peristiwa ini bukan sekadar insiden tunggal, tetapi mencerminkan kegagalan negara dalam memastikan akses pendidikan yang berkualitas dan adil bagi seluruh anak.
"Negara memiliki tanggung jawab utama, yang telah gagal melindungi salah satu warganya yang paling rentan," kata Tiyo.
Melalui surat tersebut, BEM UGM juga mendesak UNICEF untuk memperkuat perannya di Indonesia dalam advokasi kebijakan perlindungan anak, menjaga anggaran pendidikan, dan memastikan masa depan setiap anak terlindungi agar tragedi serupa tidak terulang.
"Bencana kegagalan negara ini tidak boleh membuat keluarga miskin pedesaan menyalahkan diri sendiri. Peran UNICEF dapat membantu mencegah hal serupa terjadi lagi," ujar Tiyo.*
(k/dh)
TAPANULI UTARA Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng, memimpin apel pembukaan Operasi Gabungan Penagiha
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karna
NASIONAL
SIMALUNGUN Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Simalungun menyelenggarakan pengajian lintas sektoral da
AGAMA
SIMALUNGUN Kelompok Kerja (Pokja) Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Simalungun bekerja sama dengan Dinas Pendidikan menggelar k
PENDIDIKAN
JAKARTA Kepala Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pasca Bencana Sumatera sekaligus Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian, me
NASIONAL
WASHINGTON DC Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan ucapan khusus untuk umat Muslim, secara khusus di AS, menyambut bulan s
INTERNASIONAL
SURAKARTA Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo, menghadiri sidang gugatan Citizen Lawsuit (CLS) terkait ijazah Presiden ke7 RI
POLITIK
MEDAN Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengingatkan aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk me
PEMERINTAHAN
PALUTA Kondisi Pasar Gunungtua, pusat perekonomian Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), terlihat semrawut pada Selasa sore (17/2/2026)
NASIONAL
JAKARTA Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) menggelar rapat bersama pemerintah untuk membahas percepatan rehabi
NASIONAL