BREAKING NEWS
Rabu, 18 Februari 2026

Ketua Dewan Penasehat MIO Bali dan Tokoh Spiritual Hadiri Prambanan Shiva Festival 2026, Dorong Pariwisata Spiritual Nusantara

M. Chairul - Rabu, 18 Februari 2026 19:32 WIB
Ketua Dewan Penasehat MIO Bali dan Tokoh Spiritual Hadiri Prambanan Shiva Festival 2026, Dorong Pariwisata Spiritual Nusantara
Prambanan Shiva Festival 2026 yang digelar pada 15–16 Februari 2026 di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA – Tokoh spiritual Ida Pandita Begawan Pradnyan Sidi Yogi, mantan anggota DPRD Badung, hadir dalam Prambanan Shiva Festival 2026 yang digelar pada 15–16 Februari 2026 di kompleks Candi Prambanan, Yogyakarta.

Acara ini juga dihadiri Ketua Umum Pasemetonan Sri Karang Buncing Bali (mantan), pembina organisasi pers MIO Bali, serta sejumlah tokoh adat dan pemangku, termasuk Jro Mangku Made Sunarcha, Wy Junior, dan Jmk Dewik dari Kuta, Bali.

Festival ini menjadi bagian dari perjalanan spiritual dari kawasan wisata Kuta menuju Pulau Jawa, sekaligus agenda nasional yang menekankan nilai religius dan pelestarian budaya Hindu Nusantara.

Baca Juga:

Kegiatan ini menghadirkan Tirta Suci dari 36 provinsi dan sembilan candi, yang disakralkan oleh 35 sulinggih dari Parisada Hindu Indonesia pusat, serta mendapat rekomendasi dari tokoh-tokoh adat dan pemuka agama dari berbagai daerah.

Jro Mangku I Made Supatra Karang, mantan Ketua Umum Pesemetonan Karang Buncing Bali, mengaku bangga dapat hadir untuk pertama kali.

Ia menilai festival ini memiliki potensi besar sebagai daya tarik pariwisata, terutama pariwisata spiritual dan religius, dan diyakini mampu menarik wisatawan internasional jika digelar rutin setiap tahun.

"Event ini sarat dengan nilai religius dan budaya. Kehadiran Wakil Menteri Pariwisata menunjukkan dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya Nusantara," ujarnya kepada media.

Selain nilai religius, festival ini juga dimaksudkan untuk menghadirkan vibrasi positif dan simbol kebangkitan, kejayaan, serta kesucian lahir dan batin bagi umat yang meyakini kebesaran Ida Hyang Widhi Wasa.

Menurut Jro Mangku I Made Supatra Karang, festival ini berpotensi dikembangkan menjadi agenda spiritual tahunan berskala internasional, sekaligus meningkatkan citra pariwisata religi Indonesia.*


(ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kanwil Kemenkum Bali Harmonisasi Ranperbup Insentif Fiskal untuk Proyek Strategis Nasional di Badung
Polisi Gianyar Sambang Pantai Keramas, Edukasi Wisatawan soal Keselamatan dan Kebersihan
Rapim Kodam IX/Udayana 2026, Kapolda Bali: Keamanan Fondasi Utama Pembangunan Nasional
Satgas Pangan Polda Bali Pastikan Harga Bahan Pokok Stabil Menjelang Ramadhan
Hujan Dominasi Bali, Sejumlah Wilayah Berpotensi Disertai Petir
Bobby Nasution Siap Lepas Nias Jadi Provinsi Baru, Tapi Syaratnya Ini!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru