Kesepakatan Dagang RI–AS, MUI Ingatkan Produk Nonhalal Tak Boleh Masuk Pasar Indonesia
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia tid
NASIONAL
BALIKPAPAN – Di tengah rimbunnya belantara Kalimantan yang tengah bertransformasi menjadi ibu kota negara baru, sebuah narasi spiritual yang menyatukan dua kutub peradaban Indonesia mulai dipahatkan.
Sabtu subuh (21/2/2026), Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengimami jemaah salat di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN).
Di bawah kubah megah berbentuk sorban, Menag membawa misi besar untuk menyatukan spiritualitas Indonesia melalui teknologi.Baca Juga:
Kehadiran Nasaruddin di Masjid Negara IKN bukan hanya sebagai bagian dari prosesi keagamaan, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mewujudkan visi Presiden dan pemerintah dalam membangun IKN sebagai pusat peradaban yang beretika dan berorientasi pada teknologi.
Menag mengungkapkan bahwa Masjid Negara IKN akan menjadi "masjid kembar" dengan Masjid Istiqlal Jakarta, dengan peran yang tak hanya terikat pada lokasi fisik, tetapi juga pada konektivitas spiritual yang melintasi batas waktu dan tempat.
"Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN akan terhubung dengan teknologi real-time. Setiap kajian ilmiah yang berlangsung di Istiqlal akan dapat disaksikan di sini, begitu pula sebaliknya. Ini bukan sekadar teknologi, tetapi sebuah jembatan spiritual yang menghubungkan Barat dan Timur," ujar Nasaruddin dalam sambutannya.
Visi "masjid kembar" ini melibatkan penggunaan teknologi canggih untuk menghubungkan program-program keagamaan di kedua masjid tersebut, memungkinkan umat untuk saling berbagi ilmu secara langsung.
Dengan begitu, setiap kegiatan pengajian di Masjid Istiqlal yang merupakan pusat keagamaan di Jakarta akan bisa disaksikan oleh jemaah di IKN dalam waktu nyata melalui platform digital seperti Zoom.
Lebih dari sekadar layar digital, program ini juga diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibangun melalui program beasiswa LPDP dan Pendidikan Kader Ulama (PKU), khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.
Program ini dipandang sebagai perluasan dari peran Masjid Istiqlal yang telah lama berperan sebagai pusat kaderisasi ulama di Indonesia bagian Barat.
Di tengah transformasi IKN yang berkembang pesat dalam setahun terakhir, Nasaruddin mengungkapkan harapannya agar IKN tidak hanya sekadar menjadi kota fisik dengan gedung-gedung megah seperti Istana Garuda atau kementerian-kementerian, tetapi juga menjadi kota yang memiliki sentuhan spiritual yang kuat.
IKN, menurut Menag, harus menjadi kota yang "maḥbūb," sebuah istilah Arab yang berarti "yang dicintai" atau "yang dirindukan."
JAKARTA Majelis Ulama Indonesia (MUI) menegaskan kewajiban sertifikasi halal untuk setiap produk yang masuk dan beredar di Indonesia tid
NASIONAL
BATAM Kejaksaan Negeri (Kejari) Batam menegaskan tuntutan pidana mati terhadap enam terdakwa kasus penyelundupan sabu hampir 2 ton melal
HUKUM DAN KRIMINAL
BIMA Pergantian pejabat di tubuh Polres Bima Kota kembali menarik perhatian publik. AKBP Catur Erwin Setiawan, yang ditunjuk sebagai Pel
SOSOK
MEDAN Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, memberikan apresiasi tinggi terhadap capaian kerja Polrestabes Medan dan jajaran dalam
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Progres pembangunan 150 unit hunian tetap (Huntap) di atas lahan 7,5 hektare di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Kejuruan Muda
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Andri Rahadian, melakukan ku
PEMERINTAHAN
SIMALUNGUN Memasuki hari kedua bulan suci Ramadhan, suasana di Kota Wisata Parapat, Kecamatan Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalung
EKONOMI
PURWAKARTA Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait insiden dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Brimob, Bri
HUKUM DAN KRIMINAL
PADANGSIDIMPUAN Hampir dua bulan setelah hasil seleksi terbuka jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padangsidimpuan diumumkan, Wali Ko
PEMERINTAHAN
JAKARTA Praktisi hukum sekaligus mantan Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Febri Diansyah, menekankan pentingnya penerapan
HUKUM DAN KRIMINAL