Data Dukcapil Bongkar Fakta Unik: 190 Orang Bernama Uzumaki, Cancer Jadi Zodiak Terbanyak
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
BALIKPAPAN – Di tengah rimbunnya belantara Kalimantan yang tengah bertransformasi menjadi ibu kota negara baru, sebuah narasi spiritual yang menyatukan dua kutub peradaban Indonesia mulai dipahatkan.
Sabtu subuh (21/2/2026), Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Nasaruddin Umar, mengimami jemaah salat di Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN).
Di bawah kubah megah berbentuk sorban, Menag membawa misi besar untuk menyatukan spiritualitas Indonesia melalui teknologi.Baca Juga:
Kehadiran Nasaruddin di Masjid Negara IKN bukan hanya sebagai bagian dari prosesi keagamaan, tetapi juga sebagai langkah awal untuk mewujudkan visi Presiden dan pemerintah dalam membangun IKN sebagai pusat peradaban yang beretika dan berorientasi pada teknologi.
Menag mengungkapkan bahwa Masjid Negara IKN akan menjadi "masjid kembar" dengan Masjid Istiqlal Jakarta, dengan peran yang tak hanya terikat pada lokasi fisik, tetapi juga pada konektivitas spiritual yang melintasi batas waktu dan tempat.
"Masjid Istiqlal dan Masjid Negara IKN akan terhubung dengan teknologi real-time. Setiap kajian ilmiah yang berlangsung di Istiqlal akan dapat disaksikan di sini, begitu pula sebaliknya. Ini bukan sekadar teknologi, tetapi sebuah jembatan spiritual yang menghubungkan Barat dan Timur," ujar Nasaruddin dalam sambutannya.
Visi "masjid kembar" ini melibatkan penggunaan teknologi canggih untuk menghubungkan program-program keagamaan di kedua masjid tersebut, memungkinkan umat untuk saling berbagi ilmu secara langsung.
Dengan begitu, setiap kegiatan pengajian di Masjid Istiqlal yang merupakan pusat keagamaan di Jakarta akan bisa disaksikan oleh jemaah di IKN dalam waktu nyata melalui platform digital seperti Zoom.
Lebih dari sekadar layar digital, program ini juga diharapkan dapat memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) yang dibangun melalui program beasiswa LPDP dan Pendidikan Kader Ulama (PKU), khususnya untuk wilayah Indonesia Timur.
Program ini dipandang sebagai perluasan dari peran Masjid Istiqlal yang telah lama berperan sebagai pusat kaderisasi ulama di Indonesia bagian Barat.
Di tengah transformasi IKN yang berkembang pesat dalam setahun terakhir, Nasaruddin mengungkapkan harapannya agar IKN tidak hanya sekadar menjadi kota fisik dengan gedung-gedung megah seperti Istana Garuda atau kementerian-kementerian, tetapi juga menjadi kota yang memiliki sentuhan spiritual yang kuat.
IKN, menurut Menag, harus menjadi kota yang "maḥbūb," sebuah istilah Arab yang berarti "yang dicintai" atau "yang dirindukan."
"Semoga IKN ke depan menjadi kota yang dirindukan, kota yang penuh berkah. Setiap aktivitas yang dilakukan di sini, harus dimulai dengan kalimat Bismillahirrahmanirrahim sebagai sumber keberkahan," kata Nasaruddin.
Harapannya, IKN akan tetap tegak di atas prinsip-prinsip etika dan nilai-nilai spiritual, meskipun berfungsi sebagai pusat pemerintahan dan ekonomi.
Kehadiran program keagamaan yang terintegrasi ini juga mendapat sambutan hangat dari Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono.
Menurutnya, program yang dibawa oleh Kementerian Agama sangat krusial untuk menyeimbangkan pembangunan fisik dan pembangunan moral di IKN.
"Ternyata doa kami langsung dijawab oleh Allah SWT. Menteri Agama membawa dua ton kurma sebagai rezeki lahir, sekaligus Al-Qur'an dan program keumatan sebagai rezeki batin," ungkap Basuki dengan penuh syukur, merujuk pada kunjungan Menag yang membawa simbol keberkahan baik dalam bentuk material maupun spiritual.
Momen ini terasa semakin syahdu karena bertepatan dengan suasana Ramadan 1447 Hijriah.
Pada malam sebelumnya, Jumat (20/2/2026), Menag Nasaruddin mengimami ribuan jemaah Salat Tarawih di Masjid Negara IKN.
Dalam khutbahnya, Nasaruddin mengajak umat untuk memanfaatkan bulan Ramadan sebagai momentum untuk "naik kelas" dalam beribadah.
"Ibadah di IKN harus melampaui sekadar formalitas ritual. Harus ada keikhlasan murni yang berdampak pada kehidupan sosial. Ibadah harus menjadi sarana untuk menciptakan harmoni antara manusia, pencipta, dan alam," ujarnya, sembari menanam pohon di pelataran masjid sebagai simbol harmoni antara spiritualitas dan konservasi alam.*
(km/ad)
JAKARTA Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri mengungkap sejumlah fakta unik dari da
NASIONAL
KARO Aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami peningkatan. Meski status gunung api terseb
PERISTIWA
MEDAN Kepolisian masih menyelidiki penyebab meninggalnya seorang perempuan berinisial L (35), mantan istri anggota Polri berinisial Brig
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) mengapresiasi komitmen Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kh
PEMERINTAHAN
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap menjalankan arahan Menteri Dalam Negeri
PEMERINTAHAN
MEDAN Sebuah video yang memperlihatkan kondisi bangunan Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dusun Padang Nabidang, Desa Pematang, Kabupaten Lab
PENDIDIKAN
MAKASSAR Wakil Presiden ke10 dan ke12 Republik Indonesia, Jusuf Kalla (JK), mengingatkan para kepala daerah agar tidak hanya bergantun
NASIONAL
BINJAI Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (AMPI) Kota Binjai menyalurkan bantuan berupa donasi uang tunai d
NASIONAL
MEDAN Mantan Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Hendra Parwana Batubara, dituntut h
HUKUM DAN KRIMINAL
ACEH TAMIANG Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera (Satgas PRR Sumatera) akan mengawal usulan perc
NASIONAL