Presiden Prabowo Subianto saat pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2). (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
AMMAN – Presiden Prabowo Subianto menegaskan keputusan Indonesia bergabung dalam Board of Peace (BoP) merupakan langkah strategis untuk mendorong kemerdekaan sejati Palestina.
Pernyataan tersebut disampaikan saat pengantar pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II ibn Al Hussein di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2).
Menurut Prabowo, keterlibatan Indonesia dalam BoP, yang diinisiasi oleh Presiden Donald Trump, serta dukungan terhadap rencana 20 poin, menjadi kontribusi aktif Indonesia dalam mencari solusi jangka panjang bagi konflik Palestina.
"Ketika kami diundang untuk bergabung dalam Board of Peace dan mendukung rencana 20 poin, semua dilakukan untuk upaya mencapai solusi yang langgeng," ujar Prabowo.
Indonesia resmi bergabung dalam BoP yang diluncurkan pada ajang World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss.
Dewan ini bermitra dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam mengawasi gencatan senjata, menjaga keamanan, dan mendukung rekonstruksi di wilayah konflik, termasuk Gaza.
Pertemuan perdana anggota BoP digelar di Washington pada 19 Februari 2026.
Dalam forum itu, Prabowo menyampaikan dukungan penuh Indonesia terhadap rencana 20 poin sebagai kerangka stabilisasi dan perdamaian di Gaza.
Sebagai komitmen konkret, Indonesia menyatakan kesiapan mengirim 8.000 personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk bergabung dalam pasukan stabilisasi internasional (International Stabilization Force/ISF).
Pasukan ini akan fokus menjaga stabilitas di Gaza bersama negara-negara anggota Dewan Perdamaian.
Prabowo menegaskan Indonesia siap melakukan berbagai upaya nyata demi mewujudkan kemerdekaan rakyat Palestina.
Ia juga menekankan pentingnya penyelesaian konflik melalui two-state solution atau solusi dua negara.