Hingga awal Maret 2026, progres pembangunan menunjukkan peningkatan signifikan dengan capaian tertinggi pada tipe rumah sistem Ruspin. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Melalui jajaran di daerah, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) tidak hanya menjalankan fungsi keamanan dan ketertiban, tetapi juga terlibat langsung dalam pemulihan infrastruktur dasar masyarakat.
Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol. Joko Krisdiyanto, mengatakan hingga kini pembangunan huntap tipe 36 sistem precast telah mencapai 34 unit atau sekitar 38 persen dari total target. Adapun huntap tipe Ruspin telah terealisasi sebanyak 42 unit dengan progres 53,12 persen.
"Pencapaian ini menunjukkan bahwa Polri hadir secara nyata di tengah masyarakat. Kami terus berupaya agar pembangunan hunian tetap ini dapat selesai tepat waktu sehingga masyarakat segera menempati rumah yang layak dan aman," ujar Joko dalam keterangannya, Minggu, 1 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengedepankan kualitas konstruksi, ketahanan bangunan, dan standar kelayakan huni.
Pengawasan lapangan dilakukan secara rutin untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai perencanaan.
Beberapa hari sebelumnya, Kapolda Aceh Irjen Pol. Marzuki Ali Basyah bersama jajaran pejabat utama melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan di Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang.
Kunjungan tersebut dimaksudkan untuk memastikan proses pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran.
Menurut Joko, perhatian langsung pimpinan menjadi bagian dari komitmen institusi dalam mengawal percepatan pemulihan masyarakat terdampak bencana. Melalui pembangunan huntap ini, diharapkan stabilitas sosial serta pemulihan ekonomi warga dapat segera bangkit.
Polri, kata dia, akan terus terlibat dalam setiap tahapan rehabilitasi pascabencana sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.*