Kawal Proyek Peta Dasar Rp 4,7 Triliun BIG dari Bank Dunia, Kejagung Pasang Badan Mencegah Korupsi
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto menggelar momen berbuka puasa bersama para tokoh ulama terkemuka Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Acara tersebut dihadiri Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar, serta sejumlah menteri Kabinet Merah Putih.
Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan khidmat itu, Presiden Prabowo duduk di tengah meja bundar kecil yang cukup untuk empat orang, menikmati sajian takjil dan kurma.Baca Juga:
Prof. Haedar Nashir duduk di sisi kanan, KH Anwar Iskandar di sisi kiri, sementara KH Miftachul Akhyar menempati posisi seberang Presiden.
Dalam akun resmi media sosial @prabowo, Presiden menuliskan keterangan pada foto berbuka puasa bersama para ulama:
"Berbuka puasa bersama Rais Aam PBNU K.H. Miftachul Achyar, Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Haedar Nashir, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia K.H. Anwar Iskandar di Istana Merdeka, Jakarta. Selamat berbuka puasa bagi saudara-saudara yang menjalankan ibadah puasa."
Selain berbuka puasa, pertemuan ini juga menjadi ajang silaturahmi dan dialog.
Ketua MPR RI Ahmad Muzani menjelaskan bahwa Presiden Prabowo ingin mendengar langsung pandangan para ulama terkait posisi Indonesia dalam menanggapi eskalasi konflik di kawasan Teluk, terutama setelah serangan militer Amerika Serikat dan Israel ke Iran baru-baru ini.
"Pertemuan dengan para ulama itu juga bagian dari upaya Presiden ingin mendengarkan pandangan-pandangan, meskipun Presiden nanti akan menyampaikan pandangan Beliau dan cara pandang Beliau terhadap persoalan itu," ujar Muzani kepada wartawan di Istana.
Acara tersebut turut dihadiri sejumlah menteri, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Agama Prof. Nasaruddin Umar.
Pertemuan resmi dimulai pada pukul 19.00 WIB di halaman tengah Istana Kepresidenan.
Kegiatan buka puasa bersama ini sekaligus menjadi simbol komitmen Presiden Prabowo menjaga hubungan harmonis antara pemerintah dan para tokoh agama, serta mendengarkan aspirasi ulama dalam mengambil sikap diplomasi Indonesia di kancah internasional.*
(at/ad)
JAKARTA Kejaksaan Agung melalui Jaksa Agung Muda Intelijen (JAMIntel) Reda Manthovani bersama Badan Informasi Geospasial (BIG) mengawal p
NASIONAL
JAKARTA Akademisi Rocky Gerung menyoroti gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) terkait syarat pendidikan pencalonan Gibran Rakab
POLITIK
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan pelestarian budaya dan cagar budaya merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya,
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi inovasi sosial yang digagas Kecamatan Medan Denai melalui program ANJELI dan K
PEMERINTAHAN
MEDAN Kualitas udara di Kota Medan dilaporkan memburuk akibat sebaran asap di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Wali Kota Medan Rico Waas me
KESEHATAN
BANDA ACEH Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh memperkuat komitmen memberikan pelayanan yang semakin humanis dan profesional kep
PERISTIWA
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) memasok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Minyakita dalam keg
EKONOMI
JAKARTA PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM meraih delapan penghargaan dalam ajang Environmental and Social Innovation Awar
NASIONAL
MEDAN Ketua Umum Ikatan Advokat Indonesia (IKADIN) Adardam Achyar mempertanyakan pemidanaan terhadap surat yang dibuat advokat dalam menjal
POLITIK
MANDAILING NATAL Foto mobil dinas Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) digunakan untuk mengangkut
PERISTIWA