ASAHAN – Kepolisian Resor Asahan menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat "Ketupat Toba 2026" dalam rangka pengamanan perayaan Idulfitri 1447 Hijriah, Kamis (12/3/2026) sore di halaman Mapolres Asahan.
Apel yang mengusung tema "Mudik Aman, Keluarga Bahagia" dimulai sekitar pukul 16.28 WIB dan berlangsung khidmat, melibatkan unsur Forkopimda, TNI, Polri, serta instansi terkait lainnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari apel serentak yang dilaksanakan di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan aparat dalam mengamankan arus mudik dan perayaan Idulfitri tahun 2026.
Sejumlah pejabat penting turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Asahan Taufik Rianto SH MAP, Ketua DPRD Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Asahan, perwakilan Polisi Militer Kisaran, perwakilan Pengadilan Negeri Kisaran, Brimob Asahan, serta perwakilan Jasa Raharja Kisaran dan tamu undangan lainnya.
Dalam rangkaian apel, Kapolres Asahan selaku pimpinan apel melakukan pemeriksaan pasukan bersama unsur Forkopimda.
Kegiatan dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi kepada perwakilan personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Toba 2026.
Setelah seluruh rangkaian selesai, apel resmi ditutup sekitar pukul 17.00 WIB.
Pada kesempatan tersebut, amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dibacakan oleh Kapolres Asahan.
Disebutkan bahwa Operasi Ketupat 2026 merupakan wujud komitmen dan sinergitas lintas sektoral guna memastikan pelaksanaan mudik dan perayaan Idulfitri berjalan aman, tertib, dan lancar.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan RI, potensi pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 146,4 juta orang.
Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri bersama TNI dan instansi terkait akan melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan 161.243 personel gabungan.
Selain itu, disiapkan 2.746 pos pengamanan yang terdiri dari 1.624 pos pengamanan (Pospam), 779 pos pelayanan, dan 343 pos terpadu guna memberikan pelayanan serta informasi bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik.
Pengamanan juga difokuskan pada 185.607 objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idulfitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun kereta api, hingga bandara.
Wakil Bupati Asahan Taufik Rianto SH MAP saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung kelancaran arus mudik di wilayahnya.
"Kami mengimbau para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Asahan agar tetap mematuhi aturan lalu lintas dan menjaga keselamatan selama perjalanan," ujarnya.
Ia juga memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Kabupaten Asahan dalam kondisi aman sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying.
Sementara itu, Kapolres Asahan menjelaskan bahwa pihaknya menyiapkan 8 pos pengamanan, yang terdiri dari 1 pos pelayanan dan 1 pos terpadu, dengan dukungan 199 personel kepolisian, belum termasuk personel dari instansi lainnya.
Kapolres juga mengimbau masyarakat yang akan mudik agar memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan yang disediakan di Mapolres maupun Mapolsek di wilayah hukum PolresAsahan.
"Bagi masyarakat yang ingin menitipkan sepeda motor selama mudik, silakan datang ke Polres atau Polsek. Kami akan melakukan pendataan dan layanan ini tidak dipungut biaya serta kami pastikan keamanannya," jelas Kapolres.
Dengan adanya Operasi Ketupat Toba 2026, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan mudik dan perayaan Idulfitri di wilayah Kabupaten Asahan dapat berlangsung aman, nyaman, dan kondusif.*