BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol, Pastikan Selamat hingga Kampung Halaman

Raman Krisna - Selasa, 17 Maret 2026 16:10 WIB
Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol, Pastikan Selamat hingga Kampung Halaman
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli saat pelepasan program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh dan keluarganya pada Lebaran 2026 di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (17/3/2026). (foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melepas program mudik gratis bagi 12.690 pekerja/buruh dan keluarganya pada Lebaran 2026.

Uniknya, tahun ini pemerintah juga melibatkan pengemudi ojek online (ojol), sehingga lebih banyak pekerja yang bisa pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan selamat.

Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan program ini sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap pekerja sekaligus dorongan agar dunia usaha menghadirkan dukungan nyata menjelang hari raya.

Baca Juga:

"Alhamdulillah hari ini kita melepas mudik gratis bagi pekerja/buruh dan ojol di Kemnaker. Ini baru satu titik dari sekian titik yang kita koordinasikan," ujar Yassierli saat pelepasan di kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (17/3/2026).

Program mudik gratis bertema "Mudik Aman, Berbagi Harapan" ini memberangkatkan 230 armada bus menuju berbagai daerah di Pulau Jawa dan Sumatera.

Menaker mengapresiasi perusahaan yang memberikan fasilitas di luar kewajiban, seperti mudik gratis, daycare, dan fasilitas pekerja lainnya.

"Fasilitas seperti ini penting karena membuat pekerja merasa diperhatikan, dan berdampak positif bagi perusahaan," kata Yassierli.

Sejumlah mitra strategis terlibat dalam pelaksanaan mudik gratis, antara lain BPJS Ketenagakerjaan, PT HM Sampoerna Tbk., PT Kayaba Indonesia, PT United Tractors, PT Pama Persada, PT Freeport Indonesia, Bank BNI, Bank BRI, PT PLN, PT TASPEN, PT Tirta Investama, PT Indofood CBP Sukses Makmur, serta serikat pekerja.

Selain memfasilitasi keberangkatan, Kemnaker menekankan aspek keselamatan perjalanan melalui pemeriksaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi pengemudi bus dan kernet.

Pemeriksaan dilakukan di enam wilayah pemantauan mudik, yakni Jakarta, Bandung, Surabaya, Samarinda, Medan, dan Makassar.

Pengecekan mencakup kesehatan, wawancara, hingga uji kesiapan kerja berbasis komputer.

Yassierli menegaskan, kondisi fisik pengemudi sangat menentukan kewaspadaan saat berkendara, terutama saat beban kerja meningkat di masa mudik.

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Modus Mudik Lebaran, Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 2 Kg Sabu di Bandara Kualanamu
Gubernur Bobby Nasution Pantau Stabilisasi Harga Pangan di Medan, Pastikan Tidak Ada Lonjakan Menjelang Lebaran
Tito Karnavian Tegaskan: Jangan Salahkan Pusat Kalau Huntap Belum Dibangun
ASN Diminta Waspada, KPK Ingatkan Risiko Gratifikasi Hadiah Hari Raya
Sekda Medan Serahkan Rp50 Juta untuk Renovasi Masjid Istiqna, Dukung Pemberdayaan Masyarakat
Hapus Stigma  “Anak Tiri” Kota: Rico Waas Janjikan Pembangunan Besar-Besaran di Medan Utara, 35% Anggaran Dialokasikan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru