Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M., melakukan peninjauan langsung Pos Pelayanan di depan Masjid Raya Baiturrahman dan Posko Terpadu di Terminal Batoh, Selasa (17/3). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Kapolda Aceh didampingi oleh sejumlah pejabat utama Polda Aceh, termasuk Karoops Polda Aceh, Dirlantas Polda Aceh, Dirpamobvit Polda Aceh, serta Kapolresta Banda Aceh, melakukan pengecekan di dua titik penting, yaitu Pos Pelayanan di depan Masjid Raya Baiturrahman dan Posko Terpadu di Terminal Batoh.
Di Pos Pengamanan Masjid Raya Baiturrahman, Kapolda menekankan pentingnya kesiapan personel dari berbagai instansi.
Tidak hanya soal kelengkapan administrasi dan buku mutasi, tetapi juga bagaimana setiap laporan kegiatan harus spesifik dan menggambarkan pelaksanaan tugas operasional sesuai dengan fungsi masing-masing personel.
"Jangan hanya laporan yang bersifat umum, tetapi harus menggambarkan tugas operasional setiap personel," tegas Kapolda.
Ia menekankan, agar pengamanan yang dilaksanakan dapat terkoordinasi dengan baik di lapangan.
Selanjutnya, di Posko Terpadu Terminal Batoh, Kapolda memberikan arahan tentang penyusunan panel data operasi yang harus disesuaikan dengan kondisi dan potensi kerawanan wilayah setempat, termasuk kemacetan, kecelakaan, balap liar, dan potensi gangguan kamtibmas lainnya.
Kapolda juga menyoroti pentingnya pemetaan terhadap titik-titik rawan, serta pengoptimalan pelaksanaan tugas melalui kegiatan preemtif dan preventif, deteksi dini, dan patroli di jam-jam rawan.
"Saya minta agar kita lebih mengutamakan langkah preventif dan deteksi dini. Juga lakukan penanganan terhadap potensi gangguan seperti calo, copet, dan taksi ilegal," ujar Kapolda.
Penanganan terhadap gangguan-gangguan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan mudik.
Selain itu, Kapolda menekankan sinergitas yang kuat antara instansi terkait agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.
"Kolaborasi antar instansi sangat diperlukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat selama perjalanan mudik dan perayaan Idulfitri," tambahnya.
Peninjauan yang dilakukan Kapolda Aceh ini menjadi bukti komitmen PoldaAceh untuk memastikan bahwa Operasi Ketupat Seulawah 2026 dapat berjalan lancar dan optimal.
Harapannya, seluruh masyarakat dapat menjalani perjalanan mudik dengan aman, nyaman, dan tanpa gangguan apapun.
Dengan berbagai langkah yang dilakukan dalam Operasi Ketupat Seulawah 2026, PoldaAceh berupaya menciptakan situasi kondusif selama arus mudik, memberikan perlindungan kepada masyarakat, serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Aceh.*