BREAKING NEWS
Rabu, 18 Maret 2026

Presiden Prabowo Sentil "Omon-omon" Program 3 Juta Rumah, Menteri Ara Siap Gebrak Perumahan Subsidi dengan Kebijakan Baru

Adelia Syafitri - Rabu, 18 Maret 2026 17:49 WIB
Presiden Prabowo Sentil "Omon-omon" Program 3 Juta Rumah, Menteri Ara Siap Gebrak Perumahan Subsidi dengan Kebijakan Baru
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait. (foto: maruararsirait/ig)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Ara berharap sistem data yang lebih presisi melalui kolaborasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) akan mempermudah penentuan siapa saja yang berhak menerima bantuan rumah subsidi.

Sistem By Name By Address yang akan diterapkan memungkinkan pemerintah untuk mengetahui secara akurat siapa yang membutuhkan rumah, berapa penghasilannya, dan berapa kapasitas cicilannya.

Dengan target ambisius untuk membangun 50.000 unit rusun subsidi pada tahun ini, Ara juga mengungkapkan beberapa terobosan dalam penyediaan rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Salah satu kebijakan baru adalah tenor cicilan hingga 30 tahun, yang memberikan waktu lebih panjang bagi MBR untuk menyicil rumah.

Selain itu, bunga flat 6 persen akan diberlakukan agar cicilan tetap terjangkau sepanjang masa tenor, dengan tambahan masa tenggang (grace period) yang memungkinkan MBR tidak perlu membayar cicilan hingga unit rumah siap dihuni.

Untuk menekan harga jual rumah, Ara juga menyebutkan bahwa kementerian telah melakukan konsolidasi aset lahan, termasuk hibah lahan 30 hektar dari Lippo Group, serta pemanfaatan tanah rampasan dari kasus korupsi yang diserahkan oleh Kejaksaan Agung dan KPK.

Namun, tantangan besar tetap ada. Tanpa dukungan dari Pemda untuk memperlancar proses perizinan dan pembebasan pajak, target 3 juta rumah yang dicanangkan pemerintah bisa terancam gagal tercapai.

Program 3 juta rumah yang bertujuan untuk mengurangi backlog perumahan di Indonesia masih menghadapi banyak rintangan, baik dari segi birokrasi maupun koordinasi dengan pemerintah daerah.

Namun, dengan adanya terobosan baru yang melibatkan data lebih presisi dan skema pembiayaan yang lebih ramah bagi MBR, pemerintah berharap bisa segera mengatasi masalah tersebut dan memenuhi target yang telah ditetapkan.*


(km/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Tuding Pengkritik Dibiayai Pihak Asing, Adinda Muchtar: Sikap Inkonsisten dan Merendahkan Kebebasan Berpendapat
Poin-Poin Penting Pernyataan TNI tentang 4 Tentara Terduga Penyiram Air Keras Aktivis Andrie Yunus
Jusuf Kalla Sebut Ada Dua Cara Pemerintah Hemat Anggaran di Tengah Ketegangan Geopolitik
Wali Kota Padangsidimpuan Tekankan Pentingnya Sinergi dengan Pers untuk Transparansi dan Keamanan Informasi
Sekda Aceh Sapa Pemudik Gratis Menuju Sabang, Program Mudik Gratis Diharapkan Bisa Terus Ditingkatkan
Pemko Medan Gelar Buka Puasa Bersama, Wali Kota Rico Waas Ajak Aparatur Bangun Kota dengan Keikhlasan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru