BREAKING NEWS
Kamis, 19 Maret 2026

Menaker Yassierli: Hubungan Industrial yang Sehat Memerlukan Kepedulian Manajemen dan Pekerja

Raman Krisna - Kamis, 19 Maret 2026 09:58 WIB
Menaker Yassierli: Hubungan Industrial yang Sehat Memerlukan Kepedulian Manajemen dan Pekerja
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli saat melepas program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026). )(Foto: Biro Humas Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTAMenteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menekankan bahwa hubungan industrial yang sehat harus dibangun atas dasar kepedulian antara manajemen dan pekerja, bukan hanya pemenuhan hak normatif.

Pernyataan ini disampaikannya saat melepas program mudik gratis pekerja/buruh PT Pamapersada Nusantara di Jakarta Timur, Rabu (18/3/2026).

Menurut Yassierli, hubungan industrial yang ideal tidak cukup hanya berbicara soal upah, aturan kerja, atau hak pekerja.

Baca Juga:

Kepedulian dan keterlibatan aktif antara manajemen dan pekerja menjadi kunci agar perusahaan berkembang, sementara pekerja merasa dihargai.

"Hubungan antara manajemen dan pekerja harus seperti dua roda gigi. Jika hanya satu yang bergerak, tidak akan optimal. Dengan dua roda gigi yang bergerak bersama, perusahaan dapat melaju lebih cepat," ujar Yassierli.

Program mudik gratis, lanjutnya, merupakan salah satu bentuk kepedulian yang manfaatnya langsung dirasakan pekerja.

"Mudik bukan sekadar pulang kampung, tetapi juga kesempatan berkumpul dengan keluarga secara aman dan nyaman saat Lebaran," kata Yassierli.

Menteri Yassierli juga menekankan pentingnya keselamatan mudik, terutama bagi pengemudi dan kernet bus. Ia menyoroti dua penyebab utama kecelakaan: kondisi kendaraan dan faktor pengemudi.

ahun ini, Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Perhimpunan Ergonomi Indonesia serta beberapa perguruan tinggi untuk melakukan pemeriksaan kesehatan dan kewaspadaan pengemudi di enam wilayah.

Pemeriksaan meliputi tes berbasis komputer untuk memastikan pengemudi dalam kondisi fit saat bertugas.

"Rendahnya tingkat kewaspadaan pengemudi biasanya akibat kurang istirahat. Banyak yang tidur hanya dua sampai tiga jam sebelum bertugas. Ini yang menjadi perhatian serius," ungkapnya.

Yassierli mengimbau para pengemudi angkutan umum agar memperhatikan kesehatan dan waktu istirahat, karena keselamatan penumpang sangat bergantung pada kesiapan fisik dan mental pengemudi.

Langkah ini sekaligus menjadi peringatan bagi dunia usaha bahwa membangun hubungan industrial sehat bukan hanya soal aturan, tapi juga soal kepedulian dan tanggung jawab sosial terhadap pekerja.*

(dh)

Editor
: Raman Krisna
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Menaker Yassierli Lepas 649 Pemudik Program Mudik Bersama Indomie, Tekankan Kepedulian Perusahaan pada Mitra Usaha
Kemnaker Fasilitasi Mudik Gratis 12.690 Pekerja dan Ojol, Pastikan Selamat hingga Kampung Halaman
Menaker Yassierli Tinjau Posko K3 Mudik Lebaran, Pastikan Pengemudi Angkutan Sehat dan Siap Bertugas
Posko Layanan Aduan THR dan BHR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Pekerja Bisa Laporkan Masalah Secara Online
THR Belum Cair? Kemnaker Buka Layanan Aduan untuk Pekerja dan Ojol
Menaker Yassierli Tutup Sanlat Pramuka: Generasi Muda Harus Siap Hadapi Dunia Kerja di Era AI
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru