BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Menaker Yassierli: Mudik Pekerja Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wujud Nyata Perhatian terhadap Kesejahteraan

Raman Krisna - Jumat, 20 Maret 2026 13:23 WIB
Menaker Yassierli: Mudik Pekerja Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wujud Nyata Perhatian terhadap Kesejahteraan
Menaker Yassierli saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta Timur, pada Kamis (19/3/2026). (foto: Dok. Humas Biro Kemnaker)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan pentingnya perusahaan memandang mudik pekerja sebagai bagian dari upaya memanusiakan pekerja, bukan sekadar agenda tahunan.

Menurutnya, mudik bukan hanya soal perjalanan pulang, tetapi juga tentang rasa rindu yang ditunggu, keluarga yang ingin ditemui, dan ketenangan yang ingin dibawa setelah setahun bekerja keras.

Yassierli menyampaikan pesan tersebut saat melepas keberangkatan 1.431 pekerja dalam program mudik bersama di kantor pusat PT Panasonic Manufacturing Indonesia, Jakarta Timur, pada Kamis (19/3/2026).

Baca Juga:

Sebanyak 25 armada bus disiapkan untuk mengantar para pekerja pulang ke kampung halaman menjelang Idulfitri.

Dalam kesempatan tersebut, Yassierli mengungkapkan bahwa inisiatif mudik pekerja ini menjadi bukti nyata dari hubungan industrial yang sehat.

Ia menyatakan bahwa hubungan baik antara pengusaha dan pekerja bukan hanya dibangun lewat aturan formal, tetapi juga dengan kepedulian yang nyata terhadap kesejahteraan pekerja.

"Mudik pekerja adalah wujud nyata perhatian manajemen terhadap kesejahteraan mereka. Kita ingin praktik ini menjadi role model bagi perusahaan lain di Indonesia. Sinergi yang baik antara pengusaha dan pekerja adalah kunci menjaga keberlanjutan usaha dan meningkatkan produktivitas," kata Yassierli.

Menaker juga menegaskan bahwa perhatian terhadap pekerja menjelang hari raya memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar penyediaan fasilitas transportasi.

Bagi pekerja, mudik adalah momen penting untuk kembali ke keluarga dengan rasa aman dan dihargai.

Bagi perusahaan, langkah ini adalah cara konkret untuk merawat kepercayaan dan memperkuat hubungan dengan pekerja.

"Perusahaan yang ingin tumbuh berkelanjutan tidak bisa hanya melihat pekerja sebagai bagian dari proses produksi. Di balik target dan angka-angka bisnis, ada manusia yang bekerja untuk menghidupi keluarga dan ingin merayakan hari raya dengan layak," ujarnya.

Yassierli juga mengapresiasi Federasi Serikat Pekerja Panasonic GOBEL–KSARBUMUSI yang telah memfasilitasi para anggotanya untuk mengikuti program mudik bersama.

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Mengapa Daging Jadi Hidangan Wajib Lebaran? Ini Sejarah dan Maknanya
Apakah Wajib Salat Jumat Jika Sudah Melakukan Salat Id? Inilah Penjelasannya
Viral! Kericuhan Pemudik Motor di Pelabuhan Bakauheni, PT ASDP Angkat Bicara
Presiden Prabowo Serukan Konsep 'Pohon Industri' untuk Hilirisasi Komoditas, Heran Indonesia Punya Kopi dan Cokelat Terbaik Tapi Masih Impor
Medan Siap Gelar Salat Idulfitri 1447 H di Lapangan Merdeka, Malam Takbiran dan Pawai Kendaraan Hias Akan Meriahkan Kota
Posko THR dan BHR Kemnaker Siaga Selama Libur Nyepi dan Idulfitri 2026, Pekerja Tetap Bisa Adukan Masalah THR
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru