BREAKING NEWS
Jumat, 20 Maret 2026

Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?

Abyadi Siregar - Jumat, 20 Maret 2026 14:57 WIB
Buruh Soroti Kebijakan WFH ASN: Efisiensi atau Ganggu Pelayanan Publik?
Presiden KSPI sekaligus Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Teknisnya sedang disiapkan, karena ini diharapkan juga tidak hanya ASN tetapi juga swasta dan pemerintah daerah," kata Airlangga.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah tengah merumuskan pelaksanaan teknis agar kebijakan WFH ini tidak mengganggu pelayanan publik maupun aktivitas dunia usaha.

Meski tujuannya untuk menghemat energi dan memberikan fleksibilitas kerja, kebijakan WFH ini menuai kritik dari berbagai kalangan, terutama dari sektor yang sangat bergantung pada interaksi fisik dan pelayanan publik langsung.

Dalam konteks ini, KSPI dan Partai Buruh mengingatkan pentingnya mempertimbangkan dampak jangka panjang dari kebijakan ini.

Said Iqbal menegaskan bahwa kebijakan yang tampaknya praktis dan efisien belum tentu dapat menjawab persoalan yang dihadapi oleh masyarakat dan dunia usaha.

Ia khawatir, kebijakan ini malah berpotensi memperburuk masalah yang ada.

Kebijakan WFH yang direncanakan oleh pemerintah ini masih akan terus dipantau perkembangannya.

Publik menantikan bagaimana pemerintah dapat menyeimbangkan antara efisiensi energi dan kelancaran pelayanan publik serta keberlangsungan dunia usaha.*


(tb/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Jangan Lewatkan! Kode Redeem FC Mobile Terbaru Jelang Lebaran: Klaim Hadiah Eksklusif dan Pemain Elit
Kabar Bahagia! Pemkab Deli Serdang Ubah Sistem Pembayaran Honor Bilal Mayit dan Penggali Kubur, Kini Dibayar Setiap Bulan
Menaker Yassierli: Mudik Pekerja Bukan Sekadar Agenda Tahunan, Tapi Wujud Nyata Perhatian terhadap Kesejahteraan
Sambut Idul Fitri 1447 H, Kalapas Labuhan Ruku Berikan Arahan Kunjungan Lebaran kepada Warga Binaan
KPK Ungkap Titik Rawan Korupsi dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Daerah
Harga Pangan Meroket Jelang Lebaran 2026: Cabai Rawit Tembus Rp131.000 per Kg!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru