MEDAN – Arus balik Lebaran 1447 Hijriah di Sumatera Utara mulai menunjukkan lonjakan signifikan, terutama di sektor transportasi kereta api.
Berdasarkan data terbaru dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara, tercatat sebanyak 11.732 penumpang tiba di Stasiun Medan dalam tiga hari arus balik, mulai 21 hingga 23 Maret 2026.
Menurut Plt Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, pergerakan penumpang yang kembali ke Kota Medan mulai meningkat secara signifikan sejak hari kedua Lebaran.
"Arus balik menggunakan kereta api sudah terlihat sejak hari pertama Lebaran, di mana masyarakat mulai kembali ke Medan setelah merayakan Idulfitri di kampung halaman," ujar Anwar dalam keterangan persnya.
Lebih lanjut, Anwar memprediksi puncak arus balik akan terjadi pada Selasa, 24 Maret 2026, yang bertepatan dengan hari terakhir masa cuti bersama yang ditetapkan pemerintah.
Pada hari tersebut, diperkirakan perkantoran dan aktivitas bisnis akan kembali normal, mendorong banyak orang untuk memanfaatkan sisa waktu liburan untuk pulang.
"Selasa (24/3) diperkirakan menjadi puncak arus balik, karena setelah itu perkantoran dan pertokoan mulai kembali beraktivitas normal," tambahnya.
Sementara itu, volume keberangkatan dari Sumatera Utara juga terpantau tinggi.
Pada 22 Maret 2026, sebanyak 11.830 penumpang tercatat berangkat menggunakan kereta api untuk berbagai relasi perjalanan ke sejumlah kota di Indonesia.
Berdasarkan data terkini, penjualan tiket angkutan Lebaran 2026 di wilayah Divre I Sumatera Utara sudah mencapai 161.712 tiket, atau sekitar 67 persen dari total kapasitas 241.848 tempat duduk yang disediakan untuk periode perjalanan 11 Maret hingga 1 April 2026.
Dengan meningkatnya jumlah penumpang, KAI Divre I Sumatera Utara memastikan seluruh fasilitas operasional dan pelayanan, baik di stasiun maupun di atas kereta api, berfungsi optimal untuk memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi para penumpang.
"Kami berfokus pada kelancaran mobilitas masyarakat selama masa arus balik dengan mengutamakan aspek keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan," pungkas Anwar.