BREAKING NEWS
Selasa, 24 Maret 2026

Prabowo Ungkap Alasan Sering Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Luar Negeri: Untuk Ciptakan Lapangan Kerja di Indonesia

Dharma - Senin, 23 Maret 2026 21:43 WIB
Prabowo Ungkap Alasan Sering Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke Luar Negeri: Untuk Ciptakan Lapangan Kerja di Indonesia
Presiden Prabowo Subianto tiba di Bandar Udara Internasional John F. Kennedy, New York, Amerika Serikat, 21 September 2025, untuk menghadiri Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa. (foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan alasan di balik intensitas kunjungan dinasnya ke luar negeri.

Dalam satu tahun masa kepemimpinan sebagai Presiden ke-8 sejak dilantik pada Oktober 2024, Prabowo tercatat sudah melakukan 32 kunjungan kenegaraan.

Secara keseluruhan, hingga Maret 2026, Presiden telah mengunjungi 26 negara.

Baca Juga:

Menurut Prabowo, perjalanan dinas tersebut bukan hanya untuk mempererat hubungan bilateral, tetapi lebih jauh lagi untuk menjaga ekonomi Indonesia, terutama terkait dengan penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat.

Prabowo menegaskan bahwa meski menteri-menteri juga bekerja keras menjajaki kerja sama dengan negara-negara sahabat, hasil yang lebih cepat dan konkret hanya bisa diperoleh apabila Presiden turut terlibat langsung dalam proses negosiasi.

"Makanya setiap presiden Indonesia ya capek, disangka saya suka jalan-jalan ke situ, dan juga saya jalan-jalan untuk menjaga rakyat saya. Untuk menjaga apa? Lapangan kerja," ujar Prabowo dalam dialog dengan para jurnalis dan pakar, yang dibagikan melalui video oleh Sekretariat Presiden, Minggu (22/3/2026).

Salah satu contoh yang diberikan Prabowo adalah perjanjian Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Uni Eropa yang berhasil dicapai setelah negosiasi panjang selama sepuluh tahun.

Menurut Prabowo, meskipun para menteri bekerja keras, keberhasilan perundingan sering kali baru tercapai setelah dirinya turun tangan langsung, seperti dalam pertemuan dengan Raja Belgia, Raja Belanda, dan para pejabat Uni Eropa.

"Kalau enggak lobi, tentunya menteri-menteri yang kerja. Di ujungnya saya harus datang. Iya kan? ke raja Belgia, ke raja Belanda, ke Uni Eropa. Akhirnya kita punya perdagangan CEPA kita agak lancar. 10 tahun loh. Kita tembus ya," kata Prabowo.

Selain dengan Uni Eropa, Indonesia juga berhasil mencapai kesepakatan perdagangan serupa dengan Kanada.

Melalui kesepakatan ini, produk-produk Indonesia kini dapat memasuki pasar Kanada dengan tarif 0 persen.

Dalam kesempatan ini, Presiden Prabowo juga menyoroti pentingnya hubungan baik dengan banyak negara di dunia, mengingat situasi geopolitik kini sudah berubah menjadi geoekonomi.

Oleh karena itu, hubungan internasional yang harmonis diperlukan agar Indonesia tidak terpengaruh oleh tekanan-tekanan dari negara lain yang dapat mempengaruhi ekonomi dan kebijakan domestik.

"Jadi memang di dunia yang sekarang geopolitik sudah menjadi geoekonomi. Jadi kalau anda hubungannya tidak baik, anda dapat tekanan macam-macam," ungkap Prabowo.

Prabowo menambahkan, Indonesia selalu menjadi tujuan negara-negara besar karena kekayaan alam yang melimpah.

Kekayaan sumber daya alam Indonesia, yang sudah menarik perhatian dunia sejak berabad-abad lalu, menjadi alasan mengapa negara ini harus menjaga hubungan baik dengan banyak negara.

"Kita ini dari dulu selalu menjadi apa ya, tujuan bahkan inceran karena kekayaan kita gitu loh. Suka tidak suka," tambahnya.

Prabowo juga menekankan bahwa sebagai anggota ASEAN, G20, dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), Indonesia harus selalu hadir dalam berbagai forum internasional.

"Kita anggota ASEAN ya. Asia itu 10 negara loh, sekarang 11. Tapi kita juga apa? Kita anggota G20 20 negara. Habis itu kita apalagi? Kita anggota OKI. Habis itu kita G, kita ikut banyak. Nah, kalau kita diundang kita tidak datang kan enggak bagus," ujarnya.

Menurut Prabowo, kehadiran Indonesia dalam berbagai forum internasional sangat penting untuk menjaga posisi strategis Indonesia di dunia dan memastikan negara ini dapat meraih manfaat dari kerja sama ekonomi global.*


(tm/ad)

Editor
: Adelia Syafitri
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Uang Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR Dibatalkan MK, Segini Besaran yang Diterima Sebelumnya
Prabowo Subianto Hubungi Presiden Palestina Hingga Presiden Turki di Momen Idul Fitri, Pererat Hubungan Bilateral Pemimpin Negara Muslim
Wakil Ketua Komisi X DPR RI Tegas Tolak Wacana Pembelajaran Daring Demi Efisiensi Energi: Jangan Mengorbankan Pendidikan
Megawati Terima Kunjungan Presiden Timor Leste, Bahas Apa?
Prabowo: Saya Akan Pertahankan Program MBG, Daripada Uang Dikorupsi
Wagub Sumut Dampingi Kapolri Tinjau Pos Pengamanan Idulfitri 2026 di Medan, Pastikan Mudik Aman dan Lancar
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru