BREAKING NEWS
Selasa, 07 April 2026

BGN Pastikan Pengadaan 21.801 Unit Motor Listrik Bertahap dan Transparan untuk Program MBG

Dharma - Selasa, 07 April 2026 11:18 WIB
BGN Pastikan Pengadaan 21.801 Unit Motor Listrik Bertahap dan Transparan untuk Program MBG
Pengadaan motor listrik untuk mendukung operasional Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah tercatat dalam anggaran tahun 2025. (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana memberikan penjelasan terkait video viral yang menunjukkan deretan motor listrik berlogo BGN, yang disebut-sebut dialokasikan untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jawa Barat.

Dalam video tersebut, disebutkan bahwa pengadaan motor mencapai 70.000 unit, sebuah informasi yang dibantah tegas oleh pihak BGN.

Menanggapi hal tersebut, Dadan menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik tersebut merupakan bagian dari anggaran tahun 2025 yang difokuskan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), terutama untuk operasional Kepala SPPG di seluruh Indonesia.

Baca Juga:

Menurut Dadan, motor listrik ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan distribusi dan pengawasan gizi yang diberikan kepada masyarakat.

"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan dalam siaran pers yang diterima pada Selasa (7/4/2026).

Dadan juga menegaskan bahwa motor-motor tersebut belum didistribusikan karena masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelas Dadan.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial menunjukkan motor-motor listrik yang disimpan di sebuah gudang besar.

Pembuat konten dalam video tersebut menyebutkan bahwa terdapat 70.000 unit motor listrik yang disiapkan untuk SPPG di wilayah Jawa Barat.

"Ini yang saya spill semua motor ada 70 ribu motor untuk wilayah Provinsi Jawa Barat doang," kata pembuat konten dalam video itu.

Namun, Dadan Hindayana menegaskan bahwa informasi mengenai jumlah motor yang beredar itu adalah hoaks.

"Informasi 70 ribu unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan untuk tahun 2025," tegas Dadan.

Dadan juga menjelaskan bahwa pengadaan motor listrik dilakukan secara bertahap mulai dari Desember 2025.

Hal ini sesuai dengan perencanaan anggaran yang sudah disetujui untuk memperlancar pelaksanaan Program MBG.

"Proses administrasi sebagai BMN memang perlu dilakukan untuk memastikan pengadaan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," lanjutnya.

Kepala BGN berharap masyarakat lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi dan tidak mudah terpengaruh oleh kabar yang belum terverifikasi.

Dadan juga meminta agar masyarakat memahami bahwa pengadaan motor listrik ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang berkelanjutan dan terstruktur.

"Sebagai lembaga pemerintah, kami terus berupaya untuk memastikan bahwa program ini berjalan dengan baik demi kepentingan masyarakat. Kami juga berharap agar informasi yang beredar dapat lebih selektif dan berdasarkan sumber yang dapat dipertanggungjawabkan," pungkas Dadan.*


(d/ad)

Editor
: Adam
0 komentar
Tags
beritaTerkait
MBG: Menjaga Kepercayaan Publik
Banggar DPR Ungkap Capaian MBG, Tapi Masih Ada Kendala
Pemkot Tanjungbalai Fokus Tekan Stunting, Wakil Wali Kota Lakukan Monitoring Program MBG di Posyandu Asoka
Samuel F. Silaen Soroti Lemahnya Pengawasan Pemerintah Terkait Keracunan MBG: Ini Bukan Kejadian Sepele!
Kasus Keracunan MBG Tembus 4.755 Orang dalam 2 Bulan di 2026, FSGI: Itu Bukan Lagi Kesalahan Kecil!
Pemerintah Percepat Distribusi Program MBG ke Pesantren, Target 82,9 Juta Penerima
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru