BREAKING NEWS
Minggu, 12 April 2026

Viral Ucapan Saiful Mujani soal “Jatuhkan Prabowo”, Istana Pilih Santai: Presiden Fokus Urusan Besar

Nurul - Selasa, 07 April 2026 12:55 WIB
Viral Ucapan Saiful Mujani soal “Jatuhkan Prabowo”, Istana Pilih Santai: Presiden Fokus Urusan Besar
Presiden Prabowo Subianto. (foto: tangkapan layar yt setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA — Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal "menjatuhkan" Presiden Prabowo Subianto.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan kepala negara saat ini lebih fokus pada agenda strategis pemerintahan.

"Saya masih banyak sekali pekerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Gitu kira-kira," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.

Baca Juga:

Teddy menegaskan, Presiden tidak terfokus pada polemik yang berkembang di media sosial.

Menurut dia, Prabowo tengah berkonsentrasi pada isu-isu besar yang berkaitan dengan kepentingan nasional.

"Bapak Presiden ngurusin hal besar. Lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.

Pernyataan ini muncul setelah Saiful Mujani mengunggah kritik di media sosial X yang menyinggung program pemerintah sebagai "pork barrel politics" atau politik gentong babi.

Kritik tersebut memperkuat perhatian publik terhadap potongan video lama yang kembali beredar.

Dalam video yang viral, Saiful Mujani menyebut perlunya konsolidasi untuk menjatuhkan Prabowo sebagai alternatif di luar mekanisme formal seperti pemakzulan.

Pernyataan itu memicu perdebatan luas di ruang publik.

Menanggapi polemik tersebut, Saiful Mujani sebelumnya telah memberikan klarifikasi.

Ia menyebut pernyataan itu disampaikan dalam forum diskusi halalbihalal bersama sejumlah akademisi dan pengamat politik.

Menurut dia, konteks pernyataan tersebut adalah kritik terhadap situasi politik dan respons atas pernyataan Presiden yang ingin menertibkan pengamat.

Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.

"Pernyataan itu adalah sikap politik sebagai warga negara dan akademisi," kata Saiful.

Ia juga membantah tudingan bahwa pernyataannya mengandung unsur makar.

Menurut dia, istilah makar memiliki definisi hukum yang tidak berkaitan dengan ekspresi opini atau kritik politik.

Polemik ini menambah dinamika diskursus publik mengenai batas kritik dan kebebasan berpendapat di era pemerintahan Prabowo, di tengah tingginya intensitas perdebatan politik di media sosial.*


(d/ad)

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Viral Ucapan “Jatuhkan Prabowo”, Saiful Mujani: Tak Ada Unsur Makar, Hanya Ekspresi Politik
Isu Reshuffle Kabinet Mencuat, Seskab Teddy: Tunggu Saja
DPR Desak Negara Hadir Lindungi Hajatan Warga dari Premanisme
Rupiah Melemah ke Rp17.072/US$, Harga Minyak dan Risiko Konflik Iran Tekan Pasar Asia
Harga Emas Antam Naik Rp19.000/Gram! Buyback Ikut Menguat Hari Ini
Pemerintah Target Renovasi 400.000 Rumah untuk Masyarakat Miskin di 2026, Presiden Prabowo Pastikan Tepat Sasaran
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru