34 Tahun di Pencak Silat, Prabowo Lepas Jabatan Ketum IPSI Demi Fokus Jadi Presiden
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
JAKARTA — Istana Kepresidenan merespons santai video viral pengamat politik Saiful Mujani yang menyinggung soal "menjatuhkan" Presiden Prabowo Subianto.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan kepala negara saat ini lebih fokus pada agenda strategis pemerintahan.
"Saya masih banyak sekali pekerjaan. Saya belum lihat beliau bicara apa. Gitu kira-kira," kata Teddy di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 7 April 2026.Baca Juga:
Teddy menegaskan, Presiden tidak terfokus pada polemik yang berkembang di media sosial.
Menurut dia, Prabowo tengah berkonsentrasi pada isu-isu besar yang berkaitan dengan kepentingan nasional.
"Bapak Presiden ngurusin hal besar. Lagi fokus dengan hal-hal yang lebih strategis," ujarnya.
Pernyataan ini muncul setelah Saiful Mujani mengunggah kritik di media sosial X yang menyinggung program pemerintah sebagai "pork barrel politics" atau politik gentong babi.
Kritik tersebut memperkuat perhatian publik terhadap potongan video lama yang kembali beredar.
Dalam video yang viral, Saiful Mujani menyebut perlunya konsolidasi untuk menjatuhkan Prabowo sebagai alternatif di luar mekanisme formal seperti pemakzulan.
Pernyataan itu memicu perdebatan luas di ruang publik.
Menanggapi polemik tersebut, Saiful Mujani sebelumnya telah memberikan klarifikasi.
Ia menyebut pernyataan itu disampaikan dalam forum diskusi halalbihalal bersama sejumlah akademisi dan pengamat politik.
Menurut dia, konteks pernyataan tersebut adalah kritik terhadap situasi politik dan respons atas pernyataan Presiden yang ingin menertibkan pengamat.
Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikannya merupakan bagian dari kebebasan berpendapat yang dijamin konstitusi.
"Pernyataan itu adalah sikap politik sebagai warga negara dan akademisi," kata Saiful.
Ia juga membantah tudingan bahwa pernyataannya mengandung unsur makar.
Menurut dia, istilah makar memiliki definisi hukum yang tidak berkaitan dengan ekspresi opini atau kritik politik.
Polemik ini menambah dinamika diskursus publik mengenai batas kritik dan kebebasan berpendapat di era pemerintahan Prabowo, di tengah tingginya intensitas perdebatan politik di media sosial.*
(d/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengenang perjalanan panjangnya di dunia pencak silat yang telah dijalani selama 34 tahun.Hal itu disamp
NASIONAL
TOBA Seorang mahasiswa Universitas Katolik (Unika) Medan dilaporkan tenggelam saat berenang di Air Terjun Situmurun, Kecamatan Lumbanjulu,
PERISTIWA
DELI SERDANG Pereli senior Sumatera Utara Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas
OLAHRAGA
MANADO Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan LPG subsidi tidak akan
EKONOMI
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan potensi peningkatan titik api kebakaran hutan dan lahan (karhutla)
NASIONAL
JAKARTA Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyatakan dukungan penuh terhadap Sugiono yang terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besa
OLAHRAGA
MEDAN PSMS Medan kembali menelan kekalahan usai takluk 01 dari Garudayaksa FC dalam lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026. Ironisnya,
OLAHRAGA
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera memastikan pemutakhiran data penerima hunian sem
NASIONAL
PEKANBARU Ratusan warga di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Riau, mengamuk dan membakar sebuah rumah serta empat sepeda motor yang diduga mi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencatat telah melakukan 10 operasi tangkap tangan (OTT) sepanjang Januari hingga 11 April 2026
NASIONAL